253 Pendidik Ikuti Kursus Orientasi Kepramukaan, Pemkot Bandung Dorong Pembentukan SDM Unggul dan Berkarakter

253 Pendidik Ikuti Kursus Orientasi Kepramukaan, Pemkot Bandung Dorong Pembentukan SDM Unggul dan Berkarakter

BANDUNG, Faktaindonesianews.com – Sebanyak 253 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru tingkat SMP, MTs, serta MA negeri maupun swasta di Kota Bandung mengikuti Kursus Orientasi Kepramukaan. Kegiatan ini digelar di Gedung Serba Guna Kota Bandung selama dua hari, 27–28 Oktober 2025, dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda menuju Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bandung, Erwin, hadir memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam sistem pendidikan nonformal yang melengkapi pembentukan karakter siswa di sekolah.

Bacaan Lainnya

“Kursus orientasi ini sangat strategis untuk memperkuat pemahaman kita tentang peran Pramuka dalam dunia pendidikan. Pramuka adalah penggerak dan pendorong pembinaan karakter di gugus depan. Saya berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, setiap Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan program dan sarana pembinaan karakter bagi peserta didik. Tujuannya agar lahir generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara mental, adaptif terhadap perubahan, dan berakhlakul karimah.

“SDM tangguh tidak lahir begitu saja. Ia dibentuk melalui proses pembelajaran nilai kejujuran, kepemimpinan, dan kedisiplinan — nilai-nilai yang justru tumbuh subur di kegiatan kepramukaan. Inilah semangat yang harus kita jaga di setiap sekolah,” tambahnya.

Melalui kegiatan kursus ini, para pendidik diharapkan dapat memiliki perspektif yang selaras dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan di sekolah masing-masing. Erwin menekankan bahwa kegiatan Pramuka perlu terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan.

Pemerintah Kota Bandung, kata Erwin, akan terus mendukung berbagai kegiatan pembinaan karakter yang dilakukan melalui Gerakan Pramuka. “Pemkot Bandung berkomitmen penuh untuk mendorong kolaborasi dan semangat gotong royong demi mewujudkan visi Bandung Utama, termasuk lewat kegiatan pembinaan Pramuka di lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pramuka di Kota Bandung harus terus hidup dan relevan di tengah tantangan zaman. “Pramuka di Kota Bandung adalah gerakan yang hidup. Mari jadikan Pramuka sebagai alat pembentuk generasi emas yang siap berkontribusi untuk memajukan Kota Bandung,” pungkasnya.

Pos terkait