43 CPNS Resmi Diangkat Jadi PNS, Farhan Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Faktaindonesianews.com, Bandung – Sebanyak 43 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Prosesi pengambilan sumpah janji digelar di Balai Kota Bandung, Senin 25 Mei 2026, dan dipimpin langsung oleh Muhammad Farhan.

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan status baru sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, khususnya bagi warga Kota Bandung.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita memulai sebuah status yang menjadikan saudara-saudara sebagai pengabdi negara, bangsa, dan warga Kota Bandung tercinta. Ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kehidupan Anda semua,” ujarnya.

Tekankan Pentingnya Integritas ASN

Farhan mengingatkan, dengan disematkannya lambang Korpri di dada kiri, para PNS memiliki tanggung jawab moral yang besar. Ia menekankan integritas harus menjadi nilai utama selama menjalani masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

“Sekali lagi, integritas. Saya ulang kembali, integritas. Karena integritas adalah wajah kita di mata masyarakat. Kalau integritas buruk, wajah kita pun akan buruk. Kalau integritas baik, maka wajah kita pun menjadi baik,” paparnya.

Menurut Farhan, kepercayaan publik terhadap pemerintah sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku aparatur negara. Karena itu, setiap tindakan dan keputusan harus mencerminkan profesionalisme serta nilai integritas.

Ia juga mengingatkan para ASN agar bijak dalam menggunakan media massa maupun media sosial. Di era digital saat ini, menurutnya, informasi yang tidak terverifikasi dapat memengaruhi pola pikir dan tindakan seseorang.

“Hati-hati terhadap pengaruh media. Apa yang ada di media tanpa verifikasi bisa menjadi distorsi dari kenyataan dan kewajiban yang seharusnya,” katanya.

Farhan menilai setiap unggahan maupun pernyataan ASN di ruang digital memiliki konsekuensi besar karena dapat memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintah.

Pegang Prinsip “3P” dalam Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan mudah sesuai tuntutan masyarakat modern. Namun, ia mengingatkan agar kecepatan pelayanan tidak sampai mengabaikan aturan maupun etika.

Untuk itu, ia memperkenalkan prinsip “3P” sebagai pedoman utama bagi para PNS, yakni patut, pantas, dan patuh.

“Kadang kecepatan dan kemudahan bisa membuat kita terjebak dalam pelanggaran. Maka 3P ini harus selalu kita pegang,” ujarnya.

Selain itu, Farhan mendorong para ASN untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah persaingan yang semakin ketat, baik dengan sesama aparatur maupun profesional di sektor swasta.

Ia menilai Kota Bandung memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan, pariwisata, dan perekonomian nasional sehingga aparatur pemerintah harus adaptif terhadap berbagai perubahan dan perkembangan zaman.

“Jangan pernah berhenti belajar. Tingkat kompetisi sekarang semakin tinggi, maka kita harus terus meningkatkan kemampuan,” katanya.

Farhan pun mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang baru diangkat dan berharap momentum tersebut menjadi titik awal untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kota Bandung.

“Selamat atas pengangkatan resmi ini. Jadikan ini sebagai titik tolak semangat untuk menjadi yang terbaik,” ucapnya.

Pos terkait