Jakarta, Faktaindonesianews.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kondisi kelistrikan di Provinsi Aceh sudah hampir pulih sepenuhnya setelah banjir besar melanda wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa 97 persen aliran listrik di Aceh sudah kembali menyala pada Minggu malam (7/12), laporan yang disampaikannya langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Saat meninjau pembangunan jembatan bailey di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Prabowo sempat menanyakan kesiapan sektor energi di wilayah terdampak. “Kementerian ESDM, lampu menyala sudah?” tanya Prabowo. Bahlil pun menjawab lugas, “Seluruh Aceh, 97 persen malam ini semua Aceh nyala.”
Pemulihan listrik tersebut menjadi salah satu poin penting dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden usai meninjau dampak banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Sumatra. Rapat itu berlangsung di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Dalam arahannya, Prabowo menjelaskan bahwa kunjungannya ini merupakan yang kedua dalam rangka memastikan percepatan pemulihan. Ia menyebut progres pembangunan jembatan bailey di Bireuen berjalan baik dan menargetkan jembatan tersebut dapat beroperasi dalam waktu satu minggu.
“Hari ini saya datang untuk kedua kalinya, tadi saya bersama gubernur dan beberapa pejabat melihat langsung kondisi di Bireuen melihat pembangunan jembatan bailey yang pekerjaannya berjalan dengan baik,” ujar Prabowo. “Diharapkan satu minggu ini sudah bisa beroperasi sehingga jembatan selanjutnya sudah mulai dibuka.”
Namun, Prabowo juga menyoroti laporan terkait dampak kerusakan yang cukup besar. Ia mengatakan banyak sawah warga rusak akibat banjir dan sejumlah kawasan permukiman harus dibangun ulang.
“Saya dapat laporan kondisi memang cukup memprihatinkan. Sawah juga banyak yang rusak. Irigasi sangat penting. Gubernur dan bupati melaporkan cukup banyak perumahan yang harus kita bantu untuk dibangun kembali,” ujarnya.
