Site icon Berita Fakta Indonesia

Bandung Siap Jadi Kota Tarung Derajat, Pemkot Targetkan Satlat Hadir di Seluruh Kelurahan

Faktaindonesianews.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya menjadikan Tarung Derajat sebagai identitas olahraga kebanggaan sekaligus warisan budaya daerah. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Bandung yang dipimpin Asep Robin, disertai penyusunan berbagai program strategis untuk memperkuat eksistensi olahraga bela diri asli Bandung tersebut.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai menghadiri pelantikan Pengcab Kodrat Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis (9/7/2026).

Menurut Farhan, Tarung Derajat memiliki nilai historis yang sangat kuat karena lahir, berkembang, dan dikenal pertama kali dari Kota Bandung sebelum akhirnya menyebar ke berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Tarung Derajat menjadi sangat istimewa dan penting untuk Kota Bandung karena olahraga ini lahir dan besar dari Kota Bandung, kemudian menyebar ke seluruh Indonesia bahkan ke seluruh dunia,” ujar Farhan.

Bandung Didorong Menjadi Kota Tarung Derajat

Sebagai kota kelahiran Tarung Derajat, Pemkot Bandung berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program Pengcab Kodrat, termasuk mewujudkan Bandung sebagai Kota Tarung Derajat.

Selain itu, pemerintah juga mendukung rencana menjadikan Bandung sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat, sehingga olahraga ini semakin dikenal luas sekaligus meningkatkan prestasi atlet daerah.

Farhan menilai penguatan identitas Tarung Derajat tidak cukup hanya melalui kompetisi, tetapi juga harus dibangun melalui pembinaan yang merata hingga ke tingkat masyarakat.

Target Lebih dari 151 Satuan Latihan

Salah satu program utama yang akan dijalankan adalah memperluas keberadaan satuan latihan (satlat) Tarung Derajat di seluruh wilayah Kota Bandung.

Pemkot bersama Pengcab Kodrat menargetkan setiap kelurahan memiliki minimal satu satlat, bahkan jumlahnya diproyeksikan bisa melampaui 151 satuan latihan.

Menurut Farhan, ketersediaan fasilitas latihan yang mudah dijangkau masyarakat menjadi fondasi penting untuk melahirkan atlet-atlet baru sekaligus memperkenalkan Tarung Derajat kepada generasi muda.

“Insyaallah Tarung Derajat akan membuat terobosan dengan menghadirkan satlat di seluruh kelurahan di Kota Bandung. Bahkan jumlahnya bisa lebih dari 151 satlat,” katanya.

Dengan pemerataan pusat latihan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah mengikuti latihan maupun mengenal nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga bela diri asli Bandung tersebut.

Masuk Kurikulum Pendidikan Jasmani

Tak hanya memperluas pembinaan di masyarakat, Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah lebih jauh dengan mengintegrasikan gerakan dasar Tarung Derajat ke dalam kegiatan pendidikan jasmani di sekolah.

Program tersebut direncanakan diterapkan di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri sebagai bagian dari pembelajaran olahraga.

Farhan menilai kebijakan tersebut bukan hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik sejak usia dini.

“Puncaknya nanti gerakan dasar Tarung Derajat akan menjadi salah satu gerakan dasar wajib dalam kegiatan pendidikan jasmani dan olahraga di tingkat SD dan SMP negeri di Kota Bandung,” ungkapnya.

Bukan Sekadar Bela Diri, tetapi Filosofi Kehidupan

Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Bandung Asep Robin menegaskan bahwa Tarung Derajat tidak hanya berfokus pada kemampuan bertarung.

Menurutnya, olahraga ini juga mengandung nilai filosofi kehidupan, latihan kebugaran, gerakan senam, hingga unsur seni yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik maupun mental masyarakat.

“Tarung Derajat tidak selamanya bertarung. Ada filosofi yang tinggi, ada gerakan senam dan gerakan seni yang bisa diterapkan agar masyarakat maupun siswa menjadi lebih sehat,” jelas Asep.

Ia memastikan Pengcab Kodrat siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung untuk menghadirkan berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.

Deklarasi Kota Tarung Derajat Diharapkan Jadi Warisan Jangka Panjang

Asep menegaskan pihaknya tidak ingin deklarasi Bandung sebagai Kota Tarung Derajat hanya menjadi kegiatan seremonial.

Berbagai regulasi, program pembinaan, hingga pengembangan prestasi akan dipersiapkan secara matang agar Tarung Derajat benar-benar menjadi identitas olahraga Kota Bandung yang terus berkembang dari generasi ke generasi.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan memberikan manfaat besar, baik dalam pembinaan atlet, peningkatan kesehatan masyarakat, maupun pelestarian olahraga asli Indonesia.

Exit mobile version