Selain meningkatkan pemahaman tentang zakat, program tersebut mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah. Keberadaan UPZ diharapkan memudahkan pengumpulan dana serta memperluas edukasi mengenai pentingnya berbagi dan membantu sesama.
Pengenalan zakat sejak lingkungan pendidikan juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa. Melalui edukasi yang tepat, mereka dapat memahami fungsi zakat sebagai salah satu instrumen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Baznas turut menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). Kolaborasi ini diarahkan pada pendampingan usaha mikro serta penanganan masyarakat yang menghadapi persoalan utang.
Program tersebut diharapkan membantu masyarakat memperkuat kemampuan ekonomi, mengembangkan usaha, dan memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.
Dukungan ATM Beras, Penanganan Stunting, dan Wirausaha
Kolaborasi Baznas Kota Bandung juga mencakup bidang ketahanan pangan. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Baznas mengarahkan kerja sama pada pengelolaan ATM beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Di bidang kesehatan keluarga, Baznas bekerja sama dengan perangkat daerah yang menangani pengendalian penduduk dan keluarga berencana untuk mendukung penanganan stunting melalui program Dapur Dahsat. Dalam program tersebut, Baznas menyebut dukungan diberikan kepada 14 dapur di sejumlah wilayah Kota Bandung.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu pemenuhan kebutuhan pangan bagi kelompok sasaran penanganan stunting. Pelaksanaannya memerlukan koordinasi agar bantuan dapat menjangkau penerima manfaat sesuai kebutuhan.
Selain itu, Baznas menjalin sinergi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, termasuk pengembangan wirausaha muda dan perempuan.
Kerja sama dengan Tim Penggerak Posyandu juga diarahkan untuk mendukung pemberian makanan bagi sasaran penanganan stunting dan balita di Kota Bandung.
Berbagai kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa penyaluran dana ZIS dapat mendukung beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan pangan, kesehatan keluarga, pendidikan, hingga pengembangan usaha. Pelaksanaan program secara terpadu diharapkan memperkuat manfaat dana yang dihimpun.
Penghimpunan ZIS Diharapkan Semakin Luas dan Berdampak
Capaian penghimpunan sekitar Rp23 miliar hingga September 2026 menjadi modal bagi Baznas Kota Bandung untuk mengejar target Rp34 miliar pada akhir tahun. Di sisi lain, penyaluran sekitar Rp17 miliar melalui lima program utama menunjukkan peran ZIS dalam mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
Untuk mencapai target tersebut, partisipasi masyarakat, perusahaan, dan pengusaha perlu terus diperluas. Edukasi mengenai zakat, kemudahan layanan, serta penguatan transparansi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan muzaki.






