BRI Raih Empat Penghargaan Sekaligus di Indeks52, Bukti Konsistensi Kinerja dan Kepercayaan Pasar

BRI Raih Empat Penghargaan Sekaligus di Indeks52, Bukti Konsistensi Kinerja dan Kepercayaan Pasar

Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu emiten unggulan di pasar modal Indonesia. Dalam ajang Indeks Tempo–IDNFinancials 52 (Indeks52) tahun 2025, BRI berhasil masuk dalam empat kategori bergengsi sekaligus, yaitu Main Index, High Dividend, High Growth, dan High Market Cap.

Indeks52 sendiri merupakan barometer bagi emiten-emiten pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Evaluasinya dilakukan melalui analisis menyeluruh terhadap fundamental perusahaan, kinerja keuangan, hingga pergerakan harga saham di pasar modal. Keberhasilan BRI menempati empat kategori sekaligus menjadi cerminan kuatnya fundamental dan kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti konsistensi BRI dalam menghadirkan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan.

“Kami bersyukur atas apresiasi ini yang mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental BRI. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kinerja keuangan yang solid, menghadirkan imbal hasil optimal bagi investor, serta berperan aktif dalam pembangunan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM dan dukungan terhadap program prioritas pemerintah,” ujar Hery dalam keterangan resminya, Kamis (9/10/2025).

Sebagai bank milik negara dengan basis nasabah terbesar di Indonesia, BRI dikenal sebagai emiten yang konsisten membagikan dividen optimal. Pada tahun buku 2024, BRI mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp60,15 triliun, dengan dividen tunai mencapai Rp51,73 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen tinggi BRI dalam memberikan manfaat nyata bagi para pemegang saham.

Selain itu, kapitalisasi pasar BRI pada akhir 2024 mencapai Rp612,2 triliun, atau sekitar 6,32% dari total konstituen Indeks52. Selama lima tahun terakhir, harga saham BRI juga mencatat pertumbuhan positif dengan kenaikan lebih dari 30%, menegaskan daya tariknya sebagai saham unggulan di pasar modal nasional.

Hery menegaskan, BRI akan terus menjaga keseimbangan antara memberikan nilai optimal bagi pemegang saham, mempertahankan kepercayaan investor, serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.“Ke depan, kami optimistis BRI dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pos terkait