Site icon Berita Fakta Indonesia

Diskominfo Jabar Dorong Humas Pemerintahan Lebih Adaptif Lewat IKP Talk #13

Diskominfo Jabar Dorong Humas Pemerintahan Lebih Adaptif Lewat IKP Talk #13

Bandung, Faktaindonesianews.com – Diskominfo Provinsi Jawa Barat kembali menggelar IKP Talk #13 bertema “Humas Kekinian: Jago Ngonten, Jago Ngomong, Jago Branding” pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan berlangsung secara luring dan daring, menghadirkan para pranata humas dari berbagai instansi untuk memperkuat kompetensi komunikasi di era digital yang semakin dinamis.

Sekretaris Diskominfo Provinsi Jabar Bayu Rukhmana menegaskan bahwa humas pemerintah kini harus lebih adaptif, solutif, serta kreatif untuk menjawab kebutuhan publik yang berubah sangat cepat. Menurutnya, cara kerja humas tidak bisa lagi mengandalkan pola lama yang hanya menunggu publikasi media cetak.

“Kalau dulu humas sebar rilis lalu tunggu besok terbit atau tidak di koran, sekarang situasinya sudah jauh berbeda. Di era digital, humas dituntut adaptif, kreatif, dan solutif,” ujar Bayu.

Ia menekankan bahwa derasnya arus informasi dan dominasi media sosial membuat masyarakat membutuhkan pesan yang cepat, menarik, visual, dan mudah dipahami. Konten yang monoton, katanya, tidak akan efektif menyampaikan pesan pembangunan daerah.

Konten Menjadi Kunci Utama Humas Kekinian

Bayu menjelaskan bahwa kemampuan membuat konten kini menjadi keterampilan wajib bagi humas pemerintah. “Konten is the King. Humas harus bisa menerjemahkan data pembangunan menjadi konten yang mudah dipahami publik,” tegasnya.

Selain itu, humas juga harus jago berbicara. Ia menegaskan bahwa kemampuan public speaking bukan hanya mengenai pidato formal, tetapi juga kemampuan berbicara tenang di depan kamera, menghadapi wartawan, serta melakukan negosiasi.

“Bahasa birokrasi harus diubah. Sesuaikan dengan audiens dan buat lebih menyentuh hati,” tambah Bayu.

Kemampuan membangun branding juga tak kalah penting. Ia menekankan bahwa branding bukan sekadar pencitraan, tetapi membangun reputasi dan kepercayaan yang konsisten. “Humas harus mampu mengemas wajah Jabar dengan baik,” ungkapnya.

Wadah Belajar dan Berlatih untuk Humas Jabar

Kabid IKP Diskominfo Jabar Nidar N. Naim menyampaikan bahwa IKP Talk #13 menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus proses penguatan keterampilan komunikasi bagi para pranata humas. Ajang ini juga dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi verbal, terutama saat berhadapan dengan publik atau media.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Vidi Sukmayadi, Ph.D., Kepala KKIPP UPI dan Sekretaris ISKI Jabar, serta Elliana Susan S.Sos., M.M., M.I.Kom., akademisi sekaligus praktisi komunikasi dan anggota MC.BDG.

Vidi menegaskan bahwa humas harus tampil responsif, bukan sekadar reaktif dalam menghadapi berbagai isu. “Responsif membangun kepercayaan publik melalui aksi yang tepat, bukan sekadar cepat,” ujarnya.

Exit mobile version