Bandung, Faktaindonesianews.com – Memasuki musim hujan dengan curah yang semakin tinggi, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung kembali mengintensifkan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan serta memastikan aliran air tetap lancar. Berbagai langkah dilakukan guna meminimalkan risiko genangan dan banjir lokal yang kerap terjadi akibat tersumbatnya saluran.
Dalam unggahan terbaru unit pelaksana teknis UPT Daerah Aliran Sungai (@upt_das), terlihat para petugas bekerja penuh semangat membersihkan gorong-gorong, saluran air, hingga bantaran sungai di sejumlah titik strategis. Melalui video tersebut, masyarakat dapat melihat langsung bagaimana petugas masuk ke dalam saluran, mengangkat sampah, lumpur, serta material lain yang berpotensi menghambat aliran air.
Kegiatan lapangan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menghadapi intensitas hujan yang tinggi. DSDABM menilai, pembersihan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh infrastruktur air tetap dalam kondisi prima. Selain menjaga kelancaran aliran, aktivitas ini juga berfungsi meningkatkan kualitas lingkungan secara keseluruhan.
Pemkot Bandung terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan selokan. Perilaku tersebut masih menjadi penyebab utama terjadinya sumbatan di saluran air. Karena itu, warga diminta ikut menjaga fasilitas umum agar pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif.
Selain menjaga kebersihan, Pemkot juga mengajak Wargi Bandung untuk aktif melaporkan jika menemukan saluran atau drainase yang bermasalah. Pelaporan cepat memungkinkan penanganan lebih tepat, optimal, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebagai bentuk layanan publik, Pemkot Bandung menyediakan Hotline Pengaduan Infrastruktur DSDABM melalui nomor 0821-2333-5304. Masyarakat dapat menghubungi nomor ini untuk memberikan laporan terkait saluran, gorong-gorong, atau infrastruktur air lainnya. Seluruh layanan diberikan gratis, tanpa dipungut biaya apa pun.
