Site icon Berita Fakta Indonesia

Gelar Karya Nesagas 2024, Plt Kadisdik: Kegiatan ini Sebuah Inovasi Dalam Mengembangkan Literasi dan Kreativitas Pelajar

CIAMIS, FaktaIndonesiaNews.com  – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cimaragas menggelar kegiatan Karya Nesagas 2024 yang bertemakan Gen Z Era Society 5.0, Literasi, Inovatif dan Kreatif. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dihalaman SMPN 1 Cimaragas, Ciamis, (Rabu 28/02/2024)

 

Kepala sekolah SMPN 1 Cimaragas Yudi Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda pertama yang dilaksanakan di sekolah tersebut sebagai bagian dari proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada kurikulum merdeka.

 

Yudi menuturkan pada gelar karya tersebut para pelajar menampilkan berbagai pagelaran karya seni, produk wirausaha serta lomba-lomba yang diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Dasar, yang akan berjenjang ke Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

 

Lanjut Yudi menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memotivasi anak dalam berkreativitas dan mensosialisasikan hasil pendidikan di SMPN 1 Cimaragas kepada masyarakat terutama orangtua, pelajar sekolah dasar dan para pejabat pemerintah daerah yang hadir. Selain itu, Gelar Karya Nesagas diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

 

“Gelar Karya Nesagas ini adalah momennya, kita targetkan ke SD-SD supaya mereka mengenal sekolah ini, karena ini satu-satunya SMP di Cimaragas. Kami sebagai lembaga juga mempunyai tanggung jawab moral kepada masyarakat,”lanjutnya.

 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis H. Wasdi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan sebuah inovasi dalam mengembangkan literasi dan kreativitas para pelajar untuk semakin berkembang di era teknologi saat ini.

 

“Akan tetapi, bukan hanya literasi dan inovasi serta kreativitas saja tapi bagaimanan kita membangun kehidupan pelajar yang berkarakter baik dan positif,” ungkap Wasdi.

 

Selain itu, lanjut Wasdi, sudah menjadi kewajiban para pendidik untuk bisa membina dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap siswa-siswi ke arah yang lebih baik.

 

“Itu intinya hidup di zaman kurikulum merdeka maka semakin bebas untuk kita berkreasi dan inovasi tapi harus tetap dibingkai karakter dengan baik,” tandasnya.

Exit mobile version