Bandung, Faktaindonesianews.com — Dalam suasana memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penuh makna saat bertemu langsung dengan para petani di area persawahan, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, sosok yang akrab disapa KDM ini mengucapkan Selamat Hari Pahlawan sekaligus mengingatkan pentingnya meneladani perjuangan para pejuang bangsa.
“Negara kita bisa merdeka karena para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi membebaskan bangsa dari penjajahan. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu, memerdekakan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, dan rasa takut,” ujar Dedi Mulyadi dengan penuh semangat di hadapan para petani.
Menurutnya, semangat kepahlawanan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga oleh rakyat biasa yang bekerja keras untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa — salah satunya para petani yang setiap hari berkeringat di sawah demi menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Petani juga pahlawan. Setiap pagi mereka bangun pukul 04.00, shalat subuh, lalu pukul 05.00 sudah berada di sawah. Mereka bergumul dengan lumpur, diterpa panas matahari, tapi tetap bekerja agar kita semua bisa makan nasi putih yang pulen di meja,” tutur KDM dengan nada haru.
Ia menegaskan, menghormati jasa pahlawan tidak hanya dengan upacara dan seremoni, tetapi dengan tindakan nyata menjaga negeri dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Hargai pahlawan pangan dengan memberi mereka upah yang layak. Mereka bukan hanya pekerja, tapi penyambung hidup bangsa,” tegasnya.
Dedi Mulyadi juga berharap agar semangat Hari Pahlawan menjadi momentum untuk membangkitkan kembali jiwa patriotisme dan nasionalisme di tengah tantangan modernisasi dan perubahan zaman.
“Selamat Hari Pahlawan. Semoga semangat para pejuang terus hidup dalam diri kita semua, dalam bentuk kerja keras, pengabdian, dan cinta kepada negeri,” pungkasnya.






