Faktaindonesianews.com, Bandung – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti SD Negeri 113 Banjarsari di Jalan Merdeka, Kota Bandung, pada Senin, 13 Juli 2026. Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 menjadi momen istimewa bagi ratusan peserta didik yang kembali memulai aktivitas belajar setelah menikmati libur panjang.
Tidak hanya siswa lama yang antusias kembali bertemu teman dan guru, para peserta didik baru juga tampak bersemangat menjalani pengalaman pertama mereka sebagai siswa sekolah dasar. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
132 Siswa Baru Mulai Perjalanan Pendidikan di SDN 113 Banjarsari
Pada tahun ajaran baru ini, SD Negeri 113 Banjarsari menerima 132 siswa baru yang terbagi ke dalam empat rombongan belajar, yakni kelas 1A, 1B, 1C, dan 1D.
Untuk membantu proses adaptasi peserta didik baru, sekolah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Program tersebut dirancang agar siswa mengenal lingkungan sekolah sekaligus merasa nyaman menjalani aktivitas belajar sejak hari pertama.
MPLS Fokus Bangun Rasa Nyaman dan Aman bagi Anak
Bidang Humas SD Negeri 113 Banjarsari, Wandi, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS tahun ini lebih menitikberatkan pada pengenalan lingkungan sekolah dan pembentukan rasa percaya diri peserta didik baru.
Melalui berbagai kegiatan interaktif, siswa dikenalkan dengan berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, kantin, hingga area pendukung lainnya.
“Melalui kegiatan MPLS, siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru, kantor kepala sekolah, kantin, hingga fasilitas lainnya. Harapannya mereka dapat beradaptasi dengan cepat sehingga merasa nyaman, aman, dan semangat dalam belajar,” ujar Wandi.
Menurutnya, pendekatan yang ramah anak menjadi kunci agar sekolah benar-benar dapat menjadi rumah kedua bagi seluruh peserta didik.
Siswa Baru Antusias Jalani Hari Pertama Sekolah
Keceriaan juga terlihat dari wajah para siswa baru yang mulai mengenal lingkungan sekolah dan teman-teman sekelas mereka.
Salah satunya Lazkiyah, peserta didik yang sebelumnya bersekolah di TK Aisyiyah Bandung. Ia mengaku sangat senang bisa memulai hari pertamanya sebagai siswa SD.
“Senang banget, karena ini hari pertama aku datang ke sekolah,” ucap Lazkiyah dengan penuh semangat.
Kebahagiaan tersebut menjadi gambaran antusiasme anak-anak yang memulai perjalanan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
Siswa Lama Senang Kembali Bertemu Teman dan Guru
Tidak hanya siswa baru, para siswa lama juga menyambut tahun ajaran baru dengan penuh semangat.
Aline, siswi kelas 5 SDN 113 Banjarsari, mengaku sempat merasa canggung setelah menjalani libur panjang. Namun, rasa tersebut segera tergantikan oleh kebahagiaan karena dapat kembali belajar bersama teman-teman dan para guru.
“Saya senang bisa kembali belajar dan bertemu teman-teman,” ujar Aline.
Kehadiran kembali seluruh siswa menjadi tanda dimulainya aktivitas belajar mengajar yang diharapkan berjalan lebih produktif sepanjang tahun ajaran baru.
Orang Tua Berharap Anak Cepat Beradaptasi
Dukungan dari orang tua juga menjadi bagian penting dalam menyambut hari pertama sekolah. Salah seorang wali murid, Agung, mengungkapkan bahwa dirinya memilih SD Negeri 113 Banjarsari karena dikenal memiliki kualitas pendidikan yang baik, menjadi salah satu sekolah favorit, serta lokasinya yang dekat dengan tempat tinggal.
Ia berharap putranya dapat mengikuti proses belajar dengan baik sekaligus mampu menjalin hubungan positif dengan teman-teman barunya.
“Harapan saya, anak saya bisa beradaptasi dengan baik, bersosialisasi dengan teman-teman baru, dan menjalani proses belajar dengan lancar,” jelas Agung.
Harapan serupa disampaikan Fitri, orang tua peserta didik lainnya. Ia berharap putranya, Noah, tumbuh menjadi anak yang percaya diri, berani menghadapi lingkungan baru, dan menikmati proses belajar di sekolah.
“Saya berharap Noah semangat belajar, berani mengenal lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman yang membuatnya nyaman selama di sekolah,” ujar Fitri.
Sekolah Bangun Lingkungan Belajar yang Positif
Melalui pelaksanaan MPLS yang ramah anak, SD Negeri 113 Banjarsari berupaya membangun budaya sekolah yang inklusif dan menyenangkan. Tidak hanya memperkenalkan fasilitas sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi peserta didik sejak dini.
Dengan dukungan guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah, diharapkan setiap anak dapat menjalani proses pendidikan dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh semangat.
