Bogor, Faktaindonesianews.com – Di tengah rutinitas pelajaran, siswa-siswi kelas VI mendapat kejutan istimewa. Bukan dari guru atau wali kelas, melainkan dari sosok yang tak mereka duga: Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hadir langsung ke ruang kelas dan mengambil peran sebagai guru sehari. Suasana belajar di Sekolah Bogor Raya (SBR), Rabu (30/7/2025), mendadak berbeda dari biasanya
Selama hampir dua jam, Jenal menyampaikan materi bertema pemerintahan secara interaktif. Ia mengenalkan kepada para siswa struktur pemerintahan di Indonesia, mulai dari presiden hingga lurah.
“Saya memberikan wawasan kepada siswa-siswi kelas enam seputar pemerintahan, agar mereka bisa lebih mengenal bagaimana negara ini dijalankan,” ujar Jenal kepada awak media usai mengajar.
Tak hanya membahas soal hierarki pemerintahan, Jenal juga membawa isu-isu aktual di Kota Bogor ke dalam ruang kelas. Topik seperti pengelolaan sampah, transportasi, kesehatan, hingga pendidikan dijelaskan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak.
Jenal mengaku cukup tertantang dengan rasa ingin tahu para siswa yang disebutnya kritis. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan justru menyentuh langsung persoalan daerah, seperti penanganan banjir dan kualitas udara di Bogor.
“Ini menjadi tantangan bagi saya untuk menjawab pertanyaan mereka secara interaktif. Keingintahuan mereka terhadap masalah kota sangat terlihat,” tuturnya.
Respons para siswa dinilai sangat positif. Banyak dari mereka antusias bertanya dan menyimak dengan penuh perhatian. Bagi pihak sekolah, kunjungan ini bukan sekadar simbolik, melainkan menjadi momen edukatif yang berkesan.
Jenal menilai metode seperti ini—menghadirkan langsung pejabat publik ke kelas—dapat menjadi pendekatan baru dalam pendidikan. Menurutnya, anak-anak bisa lebih mudah memahami substansi yang tergolong berat bila disampaikan dalam suasana santai dan komunikatif.






