Faktaindonesianews.com – Kericuhan kembali terjadi di dunia MMA setelah Dillon Danis bersitegang dengan tim Khabib Nurmagomedov pada gelaran UFC 322. Insiden itu memanas hingga berujung pemukulan oleh anggota tim Khabib. Pelatih Islam Makhachev, Javier Mendez, membuka alasan di balik kemarahan besar tersebut.
Dalam wawancara bersama Submission Radio, Mendez menjelaskan bahwa aksi Danis bukan sekadar provokasi biasa. Ia menilai Danis dengan sengaja duduk di area yang diperuntukkan bagi tim Khabib, lalu kembali melakukan penghinaan terhadap agama Islam, sesuatu yang disebut Mendez sudah berulang kali dilakukan Danis.
“Orang itu, kapan dia akan dewasa? Apa yang dia lakukan? Dia duduk di tribun petarung dan duduk di tempat Tim Khabib berada. Ayolah, Bung! Anda memang mencari masalah,” ujar Mendez dengan nada kesal.
Tak berhenti di situ, Danis juga diduga memperlihatkan video porno editan yang memfitnah Islam Makhachev seolah sedang melakukan tindakan seksual. Bahkan ia kembali melakukan aksi provokatif dengan seorang bintang porno, sebelum memeluk Makhachev dan melontarkan kalimat merendahkan kepada Makhachev serta tim Khabib.
“Apa yang Anda harapkan ketika melakukan perbuatan seperti itu? Anda membuat mereka sangat marah, sangat tidak respek,” kata Mendez. Ia menegaskan bahwa Danis secara sadar mengolok-olok agama dan itu menjadi pemicu utama eskalasi emosi. “Berhentilah mengolok-olok agama orang, Bung. Itulah yang dia lakukan.”
Akibat aksi tersebut, keributan pecah di area tribun. Rekaman dari venue memperlihatkan Danis dan Abubakar Nurmagomedov terlibat dalam baku hantam sebelum petugas keamanan memisahkan mereka. Chief Business Officer UFC, Hunter Campbell, bahkan turun langsung untuk meredakan situasi yang semakin kacau.
Perseteruan antara Danis dan kubu Khabib bukan hal baru. Ketegangan keduanya telah berlangsung sejak 2018, ketika Khabib melompati pagar oktagon setelah mengalahkan Conor McGregor untuk menyerang Danis yang saat itu juga melontarkan provokasi.
