Manfaatnya Makan 2 Telur Rebus Saat Sarapan

Jakarta, Faktaindonesianews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus menggencarkan edukasi pemenuhan gizi seimbang sebagai pilar utama dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Menjaga daya tahan tubuh tetap prima menjadi hal yang krusial agar produktivitas publik tidak terganggu oleh ancaman penularan virus maupun bakteri. Salah satu cara mudah tapi sering kali terlewatkan oleh sebagian besar masyarakat adalah dengan memperhatikan kualitas menu sarapan pagi. Guna memberikan solusi yang murah dan aplikatif, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan tips kesehatan menu sarapan pagi, yakni mengonsumsi dua butir telur rebus secara rutin.

Rekomendasi nutrisi dari Kementerian Kesehatan ini dikemas secara interaktif bersama praktisi kesehatan, dr. Gia Pratama. Melalui unggahan edukasi di media sosial Instagram pribadinya, Menkes Budi mengungkapkan bahwa kebiasaan sederhana tersebut merupakan salah satu kunci penting agar tubuh tidak mudah tertular berbagai macam penyakit infeksius. Menkes Budi menceritakan bahwa pola pemberian telur rebus secara rutin sebenarnya bukan hal baru, melainkan sudah lama di terapkan oleh kedinasan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di area medis berisiko tinggi.

Bacaan Lainnya

“Teman-teman, kita nakes kalau di bangsal yang infeksius seperti bangsal TBC, itu selalu dibekali nutrisi yang cukup. Salah satunya dengan telur ini, telur rebus,” ujar Budi Gunadi Sadikin, dilansir dari akun Instagram resminya @bgsadikin.

Lantas, bagaimana konsumsi 2 telur rebus di pagi hari dapat secara instan mendongkrak daya tahan tubuh manusia? Dalam penjelasannya, juru bicara utama Kementerian Kesehatan ini membagikan rumus kesehatan ilmiah terkait bagaimana sebuah infeksi atau penyakit dapat menyerang tubuh seseorang. Risiko infeksi, menurutnya, di pengaruhi secara langsung oleh jumlah paparan mikroba yang di bagi dengan tingkat imunitas tubuh. Karena para tenaga kesehatan di rumah sakit selalu berhadapan dengan pasien yang infeksius, jumlah paparan mikroba, bakteri, atau virus yang mereka terima sangatlah banyak, sehingga jalan satu-satunya agar tidak tertular adalah dengan mendongkrak angka pembaginya, yaitu sistem imunitas.

Tiga Pilar Utama Yang Wajib di Penuhi.

Guna menaikkan imunitas tubuh secara optimal, jajaran Kementerian Kesehatan memaparkan ada tiga pilar utama yang wajib di penuhi oleh setiap individu tanpa terkecuali. Langkah ini harus di jalankan secara seimbang agar pembentukan antibodi di dalam tubuh berjalan dengan sempurna.

“Ada tiga: nutrisi yang cukup, olahraga yang cukup, dan istirahat yang cukup. Nah, tiga itu harus di penuhi agar kita sebagai yang merawat tidak tertular,” jelas Budi Gunadi Sadikin mendetailkan rumus proteksi diri tersebut.

Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa rumus proteksi diri ini tidak hanya eksklusif berlaku bagi nakes di ruang isolasi rumah sakit, melainkan juga sangat relevan di aplikasikan oleh masyarakat luas dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari penularan penyakit musiman. Mengonsumsi dua butir telur rebus setiap pagi di nilai menjadi solusi ketahanan tubuh terbaik karena kandungannya yang kaya akan protein hewani tinggi dan nutrisi yang padat untuk mendukung sel kekebalan tubuh, terlebih lagi bahan makanan ini sangat mudah didapatkan di pasar tradisional maupun warung kelontong.

Langkah preventif yang di gaungkan oleh menteri tersebut di konfirmasi langsung keilmiahannya oleh dr. Gia Pratama yang mendampingi Menkes dalam video edukasi digital tersebut. Dari kacamata medis, telur dinilai sebagai sumber pemenuhan gizi yang paling realistis, murah, aman, dan efektif bagi semua kalangan masyarakat untuk mencegah stunting maupun penurunan daya tahan tubuh.

“Tuh, teman-teman. Sekarang sudah di konfirm sama dokter Gia bahwa telur itu murah, sehat, dan juga enak. Jadi ayo makan dua telur rebus setiap pagi,” pungkas Budi Gunadi Sadikin mengakhiri imbauan jurnalisme kesehatan publik tersebut.

Pos terkait