BEKASI, Faktaindonesianews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengintensifkan upaya menekan angka pengangguran dengan mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal. Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat roadshow ke perusahaan-perusahaan industri, yang dipimpin langsung Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, sebagai bagian dari program kerja 100 hari.
Dalam kunjungan ke PT Jaya Refrigeration (Midea Indonesia) dan PT Matel Indonesia pada Rabu (23/4/2025), Asep menegaskan pentingnya pendekatan langsung ke lapangan guna memahami kebutuhan aktual dunia industri. “Kita harus proaktif. Kalau hanya menunggu di kantor, kita tidak tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan perusahaan,” ujar Asep.
Hasil dari dialog tersebut cukup menjanjikan. Manajemen Midea menyatakan komitmen awal merekrut 200 tenaga kerja, dengan potensi peningkatan hingga 1.000 pekerja mulai Mei 2025. Langkah ini menjadi sinyal positif bagi warga Bekasi yang tengah mencari kerja.
Pemkab Bekasi menekankan bahwa kesiapan SDM lokal tak hanya sebatas keterampilan teknis. Etika kerja, kedisiplinan, dan mentalitas unggul juga menjadi kunci. “Kami ingin warga Bekasi menjadi tenaga kerja unggulan,” tegas Asep.
Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Nur Hidayah Setyowati, menambahkan, sejak 2023 pihaknya aktif mendorong transparansi informasi lowongan kerja dan memberi penghargaan bagi perusahaan yang patuh melapor. Tahun ini, bentuk penghargaan ditingkatkan menjadi plakat dengan tanda tangan Bupati. Pemkab juga tengah mengkaji insentif tambahan, seperti relaksasi pajak, bagi perusahaan yang berpihak pada tenaga kerja lokal.
Tak hanya itu, pelatihan dan sertifikasi keterampilan bersama BNSP dan BLK turut digenjot. Pemkab juga memperketat syarat domisili dengan memastikan pencari kerja memiliki KTP dan latar belakang pendidikan dari Kabupaten Bekasi.
Disnaker menargetkan minimal 500 tenaga kerja terserap tiap bulan, hingga perhelatan Job Fair mendatang. Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan, Bekasi bergerak membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Langkah cepat Pemkab Bekasi dalam menyasar sektor industri sebagai mitra strategis membuka harapan baru bagi ribuan pencari kerja lokal. Dengan program rekrutmen agresif, pelatihan kompetensi, dan insentif kebijakan, Bekasi tengah meretas jalan menuju daerah yang bangkit, maju, dan sejahtera.






