Pemkab Ciamis Tegaskan Kolaborasi dengan Mahasiswa di Konfercab PMII ke-XVIII

Pemkab Ciamis Tegaskan Kolaborasi dengan Mahasiswa di Konfercab PMII ke-XVIII

Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya merangkul kalangan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Penegasan itu disampaikan dalam pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XVIII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ciamis yang digelar di Aula DPRD Ciamis, Sabtu (7/2/2026).

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, yang diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis Aef Saefuloh, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan. Konfercab yang mengusung tema “Transformasi Gerakan dan Nalar Kepemimpinan: Meneguhkan Era Baru PMII sebagai Penggerak Kemajuan Ciamis” dinilai sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya

“Kita sepakat dan berkomitmen bahwa misi Ciamis adalah sinergi untuk mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan. Kunci keberhasilan pembangunan adalah komunikasi dan kolaborasi yang masif. Pemerintah tidak mungkin membangun masyarakat sendiri, harus melibatkan seluruh elemen, termasuk pelajar,” ujar Aef.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi khusus kepada Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Ciamis atas inovasi Soft Launching Buku Saku Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Aef menilai inisiatif yang digagas Ketua KOPRI PC PMII Ciamis Sarah Annisya bersama jajarannya sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan sosial.

“Tantangan revolusi industri dan sosial saat ini membutuhkan solusi konkret. Kehadiran buku saku ini menunjukkan analisis masalah yang berujung pada solusi. Ini bisa menjadi pegangan penting, terutama di lingkungan pendidikan di Ciamis untuk menekan angka kekerasan seksual,” tambahnya.

Aef juga mengakui adanya tantangan fiskal dan keterbatasan anggaran daerah. Karena itu, ia mengajak kader PMII untuk terus menyampaikan kritik yang konstruktif dan solutif.

“Kami berterima kasih kepada PMII yang selama ini aktif berdiskusi soal pembangunan Ciamis. Kritik dan saran sangat kami harapkan. Mari kita manfaatkan program strategis pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat Ciamis,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Konfercab Romi Aji Muharrom dan Ketua PC PMII Ciamis Muhamad Rifai menyampaikan bahwa Konfercab ke-XVIII bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang konsolidasi gagasan dan arah gerakan.

Mabincab PMII Ciamis Miftah Farid menambahkan, PMII harus mampu berperan sebagai jembatan antara ide-ide kritis mahasiswa dan realitas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap Konfercab ke-XVIII berjalan kondusif serta melahirkan kepengurusan baru yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman demi kemajuan Tatar Galuh.

Pos terkait