Bandung, Faktaindonesianews – Pemerintah Kota Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, sebuah amanah sejarah yang dimulai sejak Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam acara Kajian Peduli Palestina: Bukti Keimanan dan Perikemanusiaan yang digelar di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra Raya.
Farhan mengungkapkan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan sekadar bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga merupakan janji sejarah yang harus dijaga dan diteruskan. “Dari seluruh negara peserta KAA, hanya satu yang belum merdeka hingga hari ini: Palestina. Janji ini jangan sampai hilang,” tegasnya.
Wali Kota Bandung itu juga mengingatkan bahwa Kota Bandung memiliki peran historis yang signifikan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika. “Pada tahun 2018, bersama Menteri Luar Negeri dan almarhum Mang Oded, kita membangun Palestine Walk di Alun-Alun Bandung. Ketika tamu luar negeri datang, mereka terkesima dan saya katakan, ini simbol bahwa kita belum mencintai Palestina dengan sepenuh hati,” ujar Farhan.
Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat Bandung, termasuk ulama, tokoh masyarakat, dan warga kota, untuk terus konsisten menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina. “Sebarkan terus di media sosial, dari masjid ke masjid, dari hati ke hati. Tak ada yang bisa menghentikan gelombang rakyat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Farhan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. “Sebagai orang Bandung, saya akan selalu menjadi bagian dari perjuangan memerdekakan Palestina dari penjajah,” tutur Farhan, disambut dengan takbir dari para hadirin.
Dengan semangat yang terus menyala, Pemkot Bandung berupaya untuk memperkuat dukungannya kepada Palestina, memastikan bahwa perjuangan ini tidak akan pernah terlupakan dan terus dijaga.
