Faktaindonesianews.com – Cabang olahraga pencak silat kembali mempertebal koleksi medali emas Indonesia di SEA Games 2025, Rabu (17/12). Tambahan emas ini membuat Tim Merah Putih mengoleksi total 64 medali emas hingga hari kedelapan ajang multievent tersebut.
Medali emas ke-64 Indonesia dipersembahkan Muhammad Zaki Zikrillah dari kelas C 55–60 kilogram putra. Bertanding di IMPACT Arena Muang Thong, Zaki dinyatakan menang walkover (WO) atas pesilat tuan rumah Janjaroen Tinnapat pada partai final.
Keberhasilan Zaki sekaligus menjadi emas kedua Indonesia pada Rabu ini. Sebelumnya, cabang dayung (rowing) lebih dulu menyumbang emas ke-63 melalui pasangan Rendi Setia Maulana/Memo di nomor double sculls putra.
Tambahan dua emas dalam satu hari tersebut semakin mengukuhkan posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen medali SEA Games 2025 dengan total 64 emas. Indonesia pun semakin menjauh dari pesaing di bawahnya dan terus menekan perolehan negara di posisi teratas.
Capaian ini membawa Indonesia semakin dekat dengan target 80 medali emas yang dicanangkan untuk finis di tiga besar klasemen akhir. Namun, tren positif yang terus berlanjut membuat Menpora Erick Thohir mulai melirik target yang lebih tinggi.
Erick menilai performa atlet Indonesia menunjukkan konsistensi dan mental juara. Kondisi tersebut membuka peluang Indonesia bertahan di dua besar klasemen medali SEA Games 2025, bahkan melampaui target awal.
Dengan performa stabil di sejumlah cabang unggulan, kontingen Indonesia kini berada dalam momentum penting untuk mencetak sejarah baru di SEA Games edisi kali ini.
