Banjar, Faktaindonesianews.com – Seorang pria berinisial R (21), warga Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dikabarkan hilang saat memancing ikan di wilayah Nusakambangan, Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Desa Klaces, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (9/11/2025).
Kepala Seksi Darurat dan Logistik (Kasi Darlog) BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, menjelaskan bahwa korban berangkat bersama empat rekannya untuk memancing sejak Sabtu (8/11/2025) pagi. Mereka menempuh perjalanan melalui jalur Palatar Agung, Pamotan, dan Kalipucang menuju perairan Nusakambangan.
“Pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, kelima orang tersebut berencana untuk pulang. Namun karena cuaca buruk dan ombak tinggi, mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan dan akhirnya memutuskan bermalam di sebuah saung di wilayah Batu Gajah,” kata Yudi, Minggu (9/11/2025).
Namun, pada pagi harinya, rekan-rekan korban terkejut karena R sudah tidak berada di tempat. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Mendapat laporan itu, tim URC BPBD Kota Banjar langsung berangkat ke lokasi untuk melakukan pencarian dan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait.
“Setelah dilakukan pencarian intensif, korban yang sebelumnya hilang akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Yudi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Batulawang, Pataruman, Kota Banjar, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah perairan seperti memancing atau melaut.
