Site icon Berita Fakta Indonesia

Reuni Akbar Alumni Haji di Balai Kota, Muhammad Farhan Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Warga

Reuni Akbar Alumni Haji di Balai Kota, Muhammad Farhan Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Warga

Faktaindonesanews.com, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong masyarakat, khususnya para alumni haji, untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan warga. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Reuni Akbar Ikatan Haji Yayasan Assalaam Tahun 1993–2025 yang berlangsung di Balai Kota Bandung, Minggu 5 April 2026.

Dalam suasana penuh kehangatan, Farhan menegaskan bahwa momentum halal bihalal tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi semata. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya menjadikan pertemuan tersebut sebagai wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kepedulian sosial.

“Silaturahmi harus berdampak. Kita tidak hanya berkumpul, tetapi juga memperkuat komitmen untuk saling membantu dan memberdayakan sesama,” ujar Farhan.

Ia juga menilai, kegiatan masyarakat yang digelar di lingkungan pemerintahan menjadi pengingat penting bagi para pejabat publik agar tetap dekat dengan rakyat. Menurutnya, interaksi langsung seperti ini mampu menjaga sensitivitas sosial para pemangku kebijakan.

“Acara seperti ini penting agar kami yang bekerja di pemerintahan tidak berjarak dengan masyarakat. Ini menjadi pengingat agar tetap membumi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan turut menyoroti tantangan kesenjangan sosial di Kota Bandung. Meski pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif, masih terdapat sekitar 99.000 warga yang hidup dalam kondisi miskin dan sangat miskin.

“Masih ada saudara kita yang hidup dengan penghasilan sekitar Rp60.000 per hari. Ini adalah tantangan bersama yang harus kita jawab,” ungkapnya.

Data menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung telah mencapai 5,29 persen, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita menembus Rp150 juta per tahun. Namun, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan kesejahteraan.

Farhan menjelaskan, tingkat ketimpangan ekonomi masih terlihat dari gini ratio yang berada di angka 0,42, yang menandakan adanya jurang perbedaan kesejahteraan di tengah masyarakat.

“Artinya, kita masih punya pekerjaan rumah besar untuk mengurangi ketimpangan. Peran masyarakat sangat penting dalam mewujudkan keadilan sosial,” tegasnya.

Oleh karena itu, Farhan mengajak para alumni haji yang tergabung dalam Ikatan Haji Yayasan Assalaam untuk tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak nyata.

“Kita adalah orang-orang yang diberi kesempatan dan kemampuan. Mari gunakan itu untuk membantu saudara-saudara kita yang masih membutuhkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, kepedulian sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk komunitas keagamaan dan masyarakat umum.

“Keadilan sosial harus dihadirkan bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.

Farhan pun berharap, kegiatan Halal Bihalal dan Reuni Akbar ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga melahirkan berbagai inisiatif nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan menjadi awal dari langkah konkret untuk membantu warga Kota Bandung,” pungkasnya.

Exit mobile version