Bandung, Faktaindonesianews.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat untuk menumbuhkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Erwan menyampaikan hal tersebut saat memimpin upacara peringatan HUT ke-54 Korpri di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (1/12/2025).
Empati Melalui Doa dan Bantuan
“Mari kita tumbuhkan empati dan saling membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ajak Erwan di hadapan para ASN.
Ia menambahkan bahwa empati bisa diwujudkan melalui doa maupun bantuan langsung kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak bencana.
ASN Harus Jadi Teladan Kepedulian
Menurut Erwan, meskipun bencana itu terjadi di luar wilayah Jawa Barat, ASN sebagai bagian dari Korpri harus menjadi teladan dalam menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.
“ASN memiliki peran penting sebagai penggerak, perekat, dan pemersatu bangsa,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kejadian bencana di berbagai daerah tersebut menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan, terutama karena Jawa Barat juga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir dan longsor.
“ASN Jawa Barat harus siaga untuk meminimalisir dampak bencana alam seperti banjir dan longsor yang rawan terjadi di Jabar,” ujarnya.
Momentum HUT Korpri untuk Perkuat Integritas
Pada momentum HUT ke-54 Korpri, Erwan kembali mengingatkan agar ASN terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas.
“Saya berharap ASN semakin profesional, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, menjaga integritas, dan menjauhi praktik KKN,” katanya.
Saat ini, anggota Korpri di seluruh Indonesia berjumlah sekitar 5,5 juta ASN. Mereka menjadi motor utama birokrasi yang bertanggung jawab mengimplementasikan Rp3.600 triliun APBN serta Rp1.300 triliun APBD agar efektif dan efisien untuk kepentingan masyarakat.






