BANDUNG, Faktaindonesianews.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung kembali menimbulkan dampak serius. Sebuah rumah warga roboh di Jalan Cirangrang RT 003 RW 004, Kelurahan Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kamis (23/10/2025). Rumah tersebut milik Opang, warga setempat yang kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya.
Mengetahui kejadian itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin langsung turun tangan meninjau lokasi bersama jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta perangkat kewilayahan. Dalam kunjungannya, Erwin menyampaikan rasa prihatin dan menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu korban.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi warga Bandung yang rumahnya roboh akibat hujan. Pemerintah hadir untuk membantu, karena dalam Perda Nomor 14 sudah diatur bahwa warga Bandung berhak mendapatkan perumahan yang layak, sandang, dan pangan,” ujar Erwin di lokasi.
Erwin memastikan rumah milik Opang akan diperbaiki melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun, perbaikan baru bisa dimulai setelah tim DPKP melakukan verifikasi kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Kami akan verifikasi dulu dalam dua sampai tiga minggu ke depan. Setelah itu, insyaallah rumahnya akan dibangun kembali agar lebih layak dan aman untuk ditempati,” ucapnya.
Selain itu, Erwin menjelaskan bahwa proses pembangunan akan menyesuaikan dengan status tanah. Jika tanah tersebut milik pribadi, maka DPKP akan langsung menangani pembangunan. Namun jika bukan tanah milik sendiri, bantuan akan diarahkan melalui Baznas Kota Bandung.
Dalam kunjungan tersebut, Erwin juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok seperti beras, kue, dan bahan makanan lainnya untuk membantu korban. Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga korban hingga rumah mereka selesai diperbaiki.
“Kami membawa sedikit bantuan. Semoga bisa membantu Pak Opang dan keluarga untuk sementara waktu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka bisa kembali tinggal di rumah yang nyaman dan aman,” kata Erwin.
Warga sekitar turut hadir dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Suasana penuh kehangatan dan gotong royong terlihat ketika Wakil Wali Kota berdialog langsung dengan masyarakat, mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah bencana.
Kepala Seksi DPKP, Rino, menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan pendataan detail terhadap kondisi bangunan dan lahan. “Kami akan turun dalam waktu dekat untuk verifikasi data. Setelah semua lengkap, pembangunan bisa langsung dimulai,” jelasnya.
Musibah ini menjadi pengingat penting bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bandung. Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi bangunan dan lingkungan, serta segera melapor jika menemukan potensi bahaya akibat curah hujan tinggi.






