Bangkit dari Kekecewaan Asia, Persib Siap Hajar Persita di GBLA

Bangkit dari Kekecewaan Asia, Persib Siap Hajar Persita di GBLA

Faktaindonesianews.com, Bandung – Usai tersingkir dari ajang AFC Champions League Two, Persib Bandung langsung mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik Super League Indonesia. Laga kontra Persita Tangerang pada Minggu (22/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi momentum kebangkitan Maung Bandung.

Kick off dijadwalkan pukul 20.30 WIB, dan atmosfer GBLA dipastikan memanas. Persib saat ini masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin. Namun, Persita yang menempati posisi keenam datang bukan sebagai pelengkap. Mereka siap mengadang laju tim tuan rumah.

Bacaan Lainnya

Pertandingan ini sarat gengsi sekaligus ajang balas dendam. Pada putaran pertama, Persib tumbang 1-2 di Stadion I Wayan Dipta. Saat itu, kegagalan penalti Luciano Guaycochea serta gol dari Javlon Guseynov dan Esal Sahrul membuat Persib pulang dengan tangan hampa. Gol telat Beckham Putra tak cukup menyelamatkan situasi.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui kekalahan tersebut masih membekas. Ia menilai timnya kala itu gagal memaksimalkan peluang emas. “Kami gagal penalti dan menyia-nyiakan beberapa kesempatan,” ujarnya.

Hodak juga tak menutup mata terhadap kualitas lawan. Di bawah arahan Carlos Pena, Persita tampil disiplin dan terorganisir. Pelatih asal Spanyol itu sudah memasuki musim kedua di Indonesia, sehingga memahami karakter kompetisi. “Mereka tim yang berbahaya. Jika diberi ruang, mereka bisa sangat mematikan,” tegas Hodak.

Meski begitu, Persib memiliki modal kuat saat bermain di kandang. Mereka menyapu bersih 10 laga kandang musim ini dengan kemenangan, termasuk saat menjamu Ratchaburi FC di ajang ACL 2. Statistik tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Maung Bandung.

Dukungan penuh Bobotoh juga menjadi energi tambahan. Bermain di rumah sendiri selalu memberi motivasi lebih bagi Persib untuk tampil agresif sejak menit awal. Hodak memastikan anak asuhnya akan tampil fokus dan tidak mengulangi kesalahan di pertemuan pertama.

Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Persib ingin menegaskan dominasi di puncak klasemen sekaligus mengirim pesan bahwa kegagalan di level Asia tidak memengaruhi ambisi domestik mereka. Jika mampu memanfaatkan keunggulan kandang dan tampil disiplin, Persib berpeluang besar mengamankan kemenangan dan memperkokoh posisi di puncak klasemen Super League 2025-2026.

Pos terkait