Bibir Sering Kering dan Pecah-Pecah? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Tak Disadari

Bibir Sering Kering dan Pecah-Pecah? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Tak Disadari

Faktaindonesianews.com – Bibir kering, pecah-pecah, bahkan mengelupas tidak selalu disebabkan oleh cuaca panas atau kurang minum air. Tanpa disadari, kebiasaan kecil sehari-hari justru sering menjadi pemicu utama rusaknya bibir.

Berbeda dengan kulit tubuh, kulit bibir jauh lebih tipis dan hampir tidak memiliki kelenjar minyak. Kondisi ini membuat bibir sulit mempertahankan kelembapan alami. Akibatnya, kesalahan perawatan sekecil apa pun bisa langsung membuat bibir terasa perih dan kering.

Bacaan Lainnya

Berikut sejumlah kebiasaan yang diam-diam membuat bibir semakin kering dan rusak.

1. Menggunakan Lip Balm Beraroma atau Mengandung Mentol

Lip balm beraroma memang terasa menyegarkan. Namun, pewangi, flavor, dan mentol dapat memicu iritasi, terutama pada bibir sensitif.

Jika iritasi terjadi berulang, bibir akan kehilangan kemampuan mempertahankan kelembapan. Akibatnya, lip balm terasa tidak lagi efektif. Pilih lip balm tanpa pewangi dan tanpa sensasi dingin untuk perlindungan maksimal.

2. Tidak Memakai Lip Balm dengan SPF

Paparan sinar matahari tidak hanya merusak kulit wajah, tetapi juga bibir yang lebih tipis dan sensitif. Tanpa perlindungan SPF, bibir mudah kering, menggelap, bahkan mengalami sunburn.

Gunakan lip balm dengan SPF minimal 15 dan aplikasikan ulang beberapa kali sehari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

3. Kurang Minum Air

Dehidrasi sering kali pertama kali terlihat pada bibir. Karena tidak memiliki kelenjar minyak, bibir sangat bergantung pada kecukupan cairan tubuh.

Saat tubuh kekurangan air, bibir tampak kusam, muncul garis halus, hingga pecah-pecah. Pastikan kebutuhan cairan tercukupi dan dukung dengan asupan omega-3 untuk menjaga hidrasi kulit dari dalam.

4. Terlalu Sering Memakai Lipstik Matte

Lipstik matte memang tahan lama, tetapi formulanya cenderung lebih kering. Kandungan lilin yang tinggi dapat memperjelas garis bibir dan memperburuk kondisi pecah-pecah.

Sebelum menggunakan lipstik matte, aplikasikan pelembap berbahan petroleum selama beberapa hari untuk memperbaiki tekstur bibir.

5. Menggunakan Lipstik Ber-Glitter

Glitter memang terlihat cantik, tetapi partikel kasarnya dapat menggesek permukaan bibir dan memicu iritasi. Pada bibir sensitif, kondisi ini bisa memperparah kekeringan.

Gunakan lip balm atau petroleum jelly sebagai lapisan dasar sebelum mengaplikasikan produk ber-glitter.

6. Kebiasaan Menjilat Bibir

Banyak orang mengira menjilat bibir bisa melembapkan. Faktanya, air liur mengandung enzim yang justru merusak lapisan pelindung bibir.

Air liur juga cepat menguap dan meninggalkan bibir dalam kondisi lebih kering. Menghentikan kebiasaan ini dapat membawa perubahan besar pada kesehatan bibir.

7. Membiarkan Keringat Mengering di Sekitar Bibir

Keringat mengandung garam yang dapat menarik kelembapan dari kulit. Jika dibiarkan mengering, area sekitar bibir bisa mengalami iritasi.

Setelah beraktivitas berat, segera bersihkan wajah dan area bibir secara lembut untuk mencegah kekeringan.

8. Air Liur Keluar Saat Tidur

Air liur yang menetes saat tidur dapat menyebabkan iritasi di sudut bibir, kondisi yang dikenal sebagai cheilitis angularis. Area tersebut bisa menjadi merah, perih, dan pecah-pecah.

Membersihkan area mulut sebelum tidur dan mengoleskan lip balm dapat membantu mencegah iritasi ini.

9. Jarang Melakukan Eksfoliasi Bibir

Penumpukan sel kulit mati dapat menghalangi penyerapan lip balm, sehingga bibir tetap terasa kering meski sering dilembapkan.

Lakukan eksfoliasi ringan seminggu sekali menggunakan scrub gula, kain lembut, atau sikat gigi berbulu halus agar bibir kembali halus tanpa luka.

Pos terkait