BRI Luncurkan Corporate Rebranding, Perkuat Transformasi Menuju Bank Universal untuk Semua Segmen

BRI Luncurkan Corporate Rebranding, Perkuat Transformasi Menuju Bank Universal untuk Semua Segmen

Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi meluncurkan corporate rebranding yang ditandai dengan perubahan logo menjadi lebih modern dan segar. Langkah strategis ini menegaskan arah baru BRI yang tidak hanya dikenal sebagai bank kuat di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga bertransformasi menjadi bank universal yang melayani seluruh lapisan masyarakat dan berbagai segmen bisnis.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa rebranding ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan BRI sebagai “bank-nya rakyat Indonesia” atau “satu bank untuk semua”. Menurutnya, BRI ingin tampil lebih relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus lebih dekat dengan generasi muda dan masyarakat perkotaan.

Bacaan Lainnya

“Secara lebih luas, kami ingin menjadi bank yang universal, lebih modern, lebih inklusif, dan lebih dekat dengan milenial. Tidak hanya kuat di pedesaan, tetapi juga kuat di perkotaan. Tidak hanya melayani rakyat jelata, tetapi juga melayani rakyat jelita,” ujar Hery saat Launching BRI Corporate Rebranding di Menara BRILiaN, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Hery menegaskan, transformasi ini tidak berarti meninggalkan UMKM. BRI tetap menempatkan UMKM sebagai fondasi bisnis utama. Saat ini, porsi pembiayaan UMKM berada di kisaran 60–70 persen, dan ke depan akan disesuaikan secara bertahap menjadi 40–50 persen, seiring dengan pertumbuhan segmen lain seperti ritel, korporasi, dan layanan urban.

Ia memastikan, identitas BRI sebagai bank UMKM tetap melekat kuat. Hal tersebut tercermin dari komitmen perseroan dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini menjadi salah satu yang terbesar secara nasional.

“BRI akan tetap menjadi bank-nya UMKM. Itu tidak berubah. Justru dengan menjadi bank universal, ekosistem UMKM akan semakin kuat karena didukung segmen lain yang ikut tumbuh,” jelas Hery.

Dari sisi visual, logo BRI kini tampil dengan warna baru yang disebut nusantara blue, lebih terang dibandingkan warna biru gelap sebelumnya. Perubahan ini mencerminkan citra modern, dinamis, dan inklusif, sekaligus menegaskan transformasi BRI agar lebih relevan dengan kebutuhan nasabah lintas generasi.

Hery menambahkan, untuk menjadi bank universal, BRI perlu membangun brand yang relevan, terdiferensiasi, dan konsisten di seluruh kanal layanan, baik fisik maupun digital. “Kami ingin brand BRI relevan, distinctive, dan konsisten di semua platform,” ujarnya.

Lebih jauh, rebranding ini tidak berhenti pada pembaruan logo semata. Perubahan identitas visual tersebut merupakan bagian dari agenda transformasi menyeluruh BRI sebagai salah satu bank besar nasional. Transformasi ini mencakup penguatan budaya kerja, peningkatan layanan digital, serta pengembangan model bisnis agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar.

Sebagai kesimpulan, corporate rebranding BRI menandai langkah strategis menuju transformasi sebagai bank universal “satu bank untuk semua”, tanpa meninggalkan akar kuatnya di sektor UMKM.

Dengan identitas baru yang lebih modern dan visi yang lebih luas, BRI optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai bank milik negara yang inklusif, relevan, dan siap bersaing di berbagai segmen perbankan nasional.

Pos terkait