Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya sebagai bank dengan infrastruktur digital terkuat di Indonesia. Komitmen tersebut diperkuat melalui kehadiran BRIsat, satelit perbankan pertama di dunia yang dikelola oleh satu lembaga keuangan. Teknologi ini menjadi tulang punggung sistem komunikasi BRI, sekaligus memperluas akses layanan perbankan hingga wilayah terluar Indonesia.
Diluncurkan pada 18 Juni 2016 melalui roket Ariane 5 dari Pusat Antariksa Guyana, BRIsat memiliki jangkauan luas, meliputi seluruh kawasan Indonesia, sebagian negara ASEAN, Asia Timur termasuk sebagian Tiongkok, Laut Pasifik, Australia Barat, hingga Hawaii. Jangkauan tersebut membuat BRIsat menjadi infrastruktur strategis dalam memperkuat pemerataan ekonomi digital nasional.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa keberadaan BRIsat bukan hanya aset teknologi, tetapi juga simbol peran BRI dalam mendorong inklusi keuangan nasional. Menurutnya, satelit tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan konektivitas perbankan tetap andal, stabil, dan dapat menjangkau masyarakat di seluruh pelosok.
“BRIsat merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital BRI dan memastikan konektivitas layanan perbankan yang andal di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Ia menambahkan, teknologi satelit tersebut meningkatkan ketahanan sistem operasional, mempercepat proses layanan, serta mendukung tumbuhnya ekosistem keuangan digital nasional. Transformasi ini, menurut Dhanny, memperlihatkan komitmen BRI dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan dan layanan yang semakin unggul bagi nasabah.
Sebelum membangun satelit sendiri, BRI mengandalkan jaringan satelit dari penyedia eksternal untuk kebutuhan komunikasi operasional. Namun dengan pertumbuhan bisnis yang pesat, jumlah nasabah yang meningkat, serta kebutuhan data yang semakin kompleks, BRI menilai perlu memiliki infrastruktur komunikasi berkapasitas tinggi yang bisa mendukung operasional secara lebih efisien dan aman.
Keputusan strategis tersebut diambil pada 2015, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses keuangan dan memperkuat daya saing nasional.
Tidak hanya menciptakan efisiensi jangka panjang, kepemilikan satelit ini juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan digital.
Melalui BRIsat, seluruh kanal layanan BRI mulai dari unit kerja hingga jaringan elektronik dapat beroperasi dengan transmisi data yang lebih cepat dan stabil.
Salah satu yang mendapat manfaat besar adalah AgenBRILink, yang kini mampu memberikan layanan transaksi digital ke masyarakat dengan akurasi dan kecepatan lebih tinggi, termasuk di wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau jaringan.
Dhanny menegaskan, BRIsat merupakan bentuk kesiapan BRI dalam menghadapi tantangan masa depan. Infrastruktur ini tidak hanya menjadi tulang punggung komunikasi internal, tetapi juga manifestasi visi jangka panjang BRI untuk membangun layanan keuangan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai kesimpulan, BRIsat menjadi bukti bahwa transformasi digital BRI dibangun dengan pendekatan strategis dan visi panjang.
Dengan teknologi satelit, BRI memastikan inklusi keuangan terus meluas, layanan digital makin kuat, dan masyarakat di seluruh pelosok Nusantara mendapatkan akses keuangan yang lebih merata dan modern.






