BOGOR, Faktaindonesianews.com — Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga pola makan sehat untuk mencegah kanker usus, salah satu penyakit berbahaya yang dapat menghambat buang air besar dan kecil secara normal melalui anus.
Sri menjelaskan, rendahnya konsumsi serat, terutama sayur dan buah, menjadi penyebab utama kanker usus atau kanker kolon. Meski begitu, faktor lain seperti pola hidup tidak sehat juga berperan besar.
“Risiko terjadinya kanker usus bisa dicegah atau diminimalkan dengan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi,” kata Sri, Rabu (7/5/2025).
Penderita kanker usus sering kali memerlukan prosedur pembuatan stoma, yakni lubang di dinding perut untuk pembuangan feses dan urin. Di Kota Bogor, Wocare Clinic di Kelurahan Kayumanis, Tanah Sareal, menjadi salah satu pusat layanan perawatan luka stoma.
CEO Wocare Center, Widasari Sri Gitarja, menyebutkan bahwa Wocare menangani berbagai jenis luka, termasuk luka kanker dan kasus ostomate stoma yang cukup banyak, bahkan terjadi pada anak-anak.
Salah satu pegawai Wocare, Tuti Widiastuti, juga berbagi kisah inspiratifnya sebagai penyandang stoma. Melalui akun TikTok @Tutyostomate, Tuti aktif membagikan tips kesehatan, motivasi, dan semangat untuk para ostomate, sebutan bagi penyandang stoma.
Tuti menceritakan bahwa pola hidup tidak sehat sejak remaja, seperti sering mengonsumsi mi instan, makanan cepat saji, dan makanan bakar-bakaran, menjadi faktor penyebab kanker usus yang ia alami.
“Kurang makan serat, jarang olahraga, serta konsumsi makanan berisiko karsinogenik membuat saya akhirnya divonis kanker usus besar di usia 25 tahun,” tutur Tuti.
Tuti mengaku awalnya mengalami gejala seperti buang air besar berdarah dan perubahan frekuensi BAB yang tidak normal. Setelah diagnosis, ia menjalani operasi kanker usus dan prosedur pembuatan stoma.
“Alhamdulillah, kankernya sudah sembuh. Meski menggunakan stoma, saya tetap bersyukur karena fungsi pembuangan tubuh tetap berjalan,” ungkapnya.
Kini, Tuti tidak hanya menjadi resepsionis di Wocare tetapi juga aktif mendampingi penyandang stoma lainnya. Ia menekankan pentingnya motivasi, semangat hidup, serta gaya hidup sehat sebagai kunci untuk bertahan dan bangkit.
Sebagai penutup, Sri Nowo Retno dan Tuti mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah, rajin berolahraga, dan menjaga pola hidup sehat demi mencegah kanker usus dan penyakit kronis lainnya.






