Chery J6 dan Chery J6T Tampil Macho di IIMS 2026, SUV Listrik Rasa Off-Road

Chery J6 dan Chery J6T Tampil Macho di IIMS 2026, SUV Listrik Rasa Off-Road

Jakarta, Faktaindonesianews.com Mobil listrik identik dengan desain klimis dan futuristis. Namun stigma itu langsung terpatahkan saat Chery menghadirkan J6 dan J6T dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS) 2026. Keduanya datang dengan pendekatan berbeda: SUV listrik bergaya boxy, tangguh, dan macho, jauh dari kesan city car yang mendominasi pasar EV saat ini.

Strategi desain berani ini rupanya membuahkan hasil. Sepanjang 2025, J6 series berhasil menembus 10 besar mobil listrik terlaris nasional dengan distribusi ke dealer mencapai 5.810 unit. Angka itu menunjukkan pasar Indonesia mulai melirik EV dengan karakter kuat dan kemampuan lebih dari sekadar kendaraan perkotaan.

Bacaan Lainnya

Desain Boxy, Struktur Aluminium, Antikarat 30 Tahun

Secara tampilan, J6 dan J6T mengusung bodi mengotak, kap mesin tinggi, serta garis tegas yang memperkuat aura SUV sejati. Chery membekali keduanya dengan struktur rangka dan bodi berbahan aluminium. Material ini membuat bobot lebih ringan tanpa mengorbankan kekuatan.

Tak hanya itu, perlindungan antikorosi hingga 30 tahun menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang gemar eksplorasi alam.

Perbedaan J6 dan J6T terlihat jelas pada desain bumper, kap depan, hingga over fender. J6T tampil lebih lebar dan gagah. Dimensinya mencapai panjang 4.433 mm, lebar 1.916 mm, dan tinggi 1.741 mm, dengan ground clearance 225 mm serta wading depth 625 mm. Sementara J6 memiliki panjang 4.406 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.715 mm, ground clearance 200 mm, dan wading depth 600 mm.

Performa Buas, Akselerasi 6,5 Detik

Untuk urusan tenaga, J6T mengandalkan sistem motor listrik ganda. Motor depan menghasilkan 93,8 hp dan torsi 165 Nm, sedangkan motor belakang menyumbang 181 hp dan 220 Nm. Kombinasi ini membuat SUV listrik tersebut mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 6,5 detik dengan kecepatan puncak 150 km/jam.

Sumber dayanya berasal dari baterai 65,69 kWh atau 69,77 kWh yang telah bersertifikasi IP68. Pengisian cepat memungkinkan daya terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam 25 menit. Untuk jarak tempuh, varian RWD mampu mencapai 441 km, sementara IWD sekitar 436 km.

Suspensinya dirancang seimbang—empuk di jalan kota, namun tetap stabil saat melibas permukaan kasar. Ground clearance tinggi serta kemampuan menerjang genangan air memberi rasa percaya diri ekstra. Bahkan, kemampuan ini sempat viral ketika pengguna J6 menerobos banjir di Jakarta beberapa waktu lalu.

Arena Off-Road dan Harga

Menariknya, selama IIMS 2026, Chery menyediakan arena test drive off-road eksklusif seluas 1.015 meter persegi. Pengunjung bisa langsung merasakan kemampuan SUV listrik ini di medan menantang.

Untuk harga, J6 dipasarkan mulai Rp555,5 juta hingga Rp625,6 juta. Sementara J6T dibanderol Rp580,5 juta sampai Rp645,5 juta.

Dengan desain berkarakter kuat, performa agresif, kemampuan off-road fungsional, dan jarak tempuh kompetitif, Chery J6 dan J6T membuktikan bahwa mobil listrik tak selalu harus tampil kalem. Keduanya membuka perspektif baru bahwa SUV listrik juga bisa tangguh, maskulin, dan siap diajak berpetualang, sekaligus tetap relevan untuk mobilitas harian masyarakat urban Indonesia.

Pos terkait