Diduga Keracunan Massal, Sejumlah Siswa SMPN 4 Pamarican Ciamis Tumbang Usai Santap Menu MBG

Ciamis, Faktaindonesianews.com – Sejumlah siswa SMPN 4 Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden ini menjadi perhatian serius karena baru sepekan program tersebut berjalan di sekolah.

Salah seorang siswa, Nizam, mengaku mulai merasa pusing dan nyeri perut tak lama setelah mengonsumsi menu MBG yang terdiri dari nasi, ayam, sayur labu siam, dan jagung.

Bacaan Lainnya

“Saya merasakan pusing dan nyeri perut setelah menyantap nasi, ayam, sayur labu siam, dan jagung,” ujar Nizam saat ditemui.

Ia menambahkan, ada indikasi makanan yang ia konsumsi sudah tidak layak.
“Saya juga merasakan bau tidak sedap pada ayam yang dikonsumsi, bahkan sayurnya terasa agak asam,” katanya.

Kondisi Nizam sempat menurun dengan tangan terasa dingin, namun kini sudah berangsur membaik.

Sejumlah Siswa Alami Gejala Serupa

Informasi dari lokasi menyebutkan, bukan hanya Nizam yang tumbang. Beberapa siswa lain juga mengalami gejala serupa, meski jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan resmi pihak sekolah.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar, mengingat tujuan utama program MBG adalah menyediakan asupan gizi seimbang bagi siswa, bukan justru menimbulkan masalah kesehatan.

Pemeriksaan Sampel Makanan Mendesak Dilakukan

Pihak berwenang kini didesak untuk segera mengambil langkah cepat, termasuk memeriksa dan menguji sampel makanan yang disajikan kepada siswa. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memastikan penyebab keracunan sekaligus mencegah insiden serupa terjadi di sekolah lain.

Insiden ini menjadi pelajaran penting agar pengawasan kualitas bahan makanan dan proses distribusi program MBG benar-benar diperketat demi menjaga keselamatan serta kesehatan para siswa.

Pos terkait