Bandung, Faktaindonesianews.com – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung memastikan bahwa kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jalan di seluruh wilayah kota terus berjalan secara konsisten menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah Kota Bandung menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari pelayanan rutin kepada masyarakat, bukan sekadar respons musiman menjelang akhir tahun.
Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menjelaskan bahwa penanganan infrastruktur jalan dilaksanakan melalui dua mekanisme utama, yakni pekerjaan berkala bersifat kontraktual dan pemeliharaan rutin harian. Keduanya berjalan beriringan demi memastikan kondisi jalan tetap layak digunakan oleh masyarakat.
“Pada prinsipnya, perbaikan jalan ini memang sudah menjadi tugas rutin kami. Ada pekerjaan berkala yang sifatnya kontraktual, dan ada pemeliharaan rutin yang dilakukan setiap hari,” ujar Rizki saat ditemui di Jalan Layang Nurtanio, Jumat, 12 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pekerjaan berkala biasanya memiliki cakupan wilayah yang lebih luas dan membutuhkan perencanaan waktu lebih panjang. Karena itu, seluruh paket pekerjaan kontraktual ditargetkan rampung sebelum memasuki puncak arus libur akhir tahun. “Kami targetkan sekitar pertengahan Desember, atau tanggal 15 Desember, semua pekerjaan kontraktual sudah selesai,” jelasnya.
Sementara itu, pemeliharaan rutin tetap berjalan tanpa terikat tenggat waktu tertentu. Fokus utama pemeliharaan ini adalah menangani lubang-lubang kecil yang muncul secara tiba-tiba, terutama akibat curah hujan tinggi yang melanda Kota Bandung dalam beberapa waktu terakhir.
“Pemeliharaan rutin itu berjalan terus, bahkan sampai tahun baru dan seterusnya. Pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti,” kata Rizki menegaskan.
Menurutnya, kondisi kerusakan jalan sangat dipengaruhi oleh faktor alam, terutama cuaca dan kontur tanah. Di musim hujan, jalan yang sebelumnya mulus bisa tiba-tiba mengalami kerusakan. “Jalan yang tadinya tidak ada lubang, bisa mendadak berlubang karena hujan. Itu langsung kami tangani dengan perbaikan dan perataan,” ungkapnya.
DSDABM juga memastikan bahwa penanganan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kota Bandung. Setiap laporan masyarakat maupun hasil pantauan petugas di lapangan langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu lama. Rizki menyebut, respons cepat menjadi kunci menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Hampir di seluruh wilayah ada penanganan. Alhamdulillah, semuanya kami upayakan bisa tertangani secara maksimal,” ucapnya.






