Faktaindonesianews.com – Sejumlah isu internasional mencuri perhatian publik dunia pada Senin (22/12/2025). Mulai dari rencana ambisius Malaysia membangun jembatan penghubung langsung ke Indonesia, pemulangan jenazah WNI korban kebakaran di Hong Kong, hingga permintaan maaf Perdana Menteri Australia atas tragedi penembakan massal di Pantai Bondi. Berikut rangkuman lengkapnya.
Malaysia Rencanakan Pembangunan Jembatan Penghubung ke Indonesia
Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia, tengah mengkaji rencana pembangunan jembatan penghubung langsung antara Malaysia dan Indonesia. Proyek infrastruktur raksasa ini disebut-sebut mampu memangkas waktu perjalanan lintas negara menjadi sekitar 40 menit.
Ketua Menteri Melaka Ab Rauf Yusoh menyampaikan bahwa kajian awal pembangunan jembatan tersebut akan dimulai pada Januari 2026. Jembatan ini direncanakan membentang sepanjang 47,7 kilometer, menghubungkan Pengkalan Balak di Masjid Tanah, Melaka, menuju wilayah Indonesia yang berada di seberang Selat Malaka.
Menurut Ab Rauf, studi kelayakan proyek akan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis konstruksi, dampak lingkungan, hingga potensi ekonomi kawasan. Hasil kajian itu nantinya akan disempurnakan sebelum diajukan kepada Dewan Perencanaan Fisik Nasional Malaysia (National Physical Planning Council/MPFN).
“MPFN akan meninjau dan mengevaluasi proposal ini secara menyeluruh sebelum keputusan diambil,” ujar Ab Rauf.
Jika terealisasi, proyek tersebut dinilai berpotensi memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, dan pariwisata antara Malaysia dan Indonesia, sekaligus menjadi salah satu proyek infrastruktur lintas negara terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Kemlu RI Pulangkan 9 Jenazah WNI Korban Kebakaran di Hong Kong
Kabar duka datang dari Hong Kong, di mana Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah memulangkan sembilan jenazah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran di kompleks permukiman Wang Fuk Court, Tai Po, pada November 2025 lalu.
Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong memfasilitasi seluruh proses pemulangan jenazah ke Indonesia.
“Sebanyak delapan jenazah dipulangkan dengan pembiayaan penuh dari anggaran Kemlu, sementara satu jenazah dibiayai oleh pihak majikan,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI.
Kemlu RI menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal kepada WNI di luar negeri, termasuk dalam situasi darurat dan bencana.
PM Australia Minta Maaf atas Penembakan di Pantai Bondi
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas Yahudi atas tragedi penembakan massal yang terjadi di Pantai Bondi, Sydney. Insiden tersebut menargetkan acara perayaan Hanukkah dan menyebabkan 15 orang meninggal dunia.
Dalam pernyataannya pada Senin (22/12), Albanese menegaskan rasa tanggung jawabnya sebagai kepala pemerintahan.
“Sebagai Perdana Menteri, saya merasakan beban tanggung jawab atas kekejaman yang terjadi saat saya menjabat. Saya meminta maaf atas penderitaan yang dialami komunitas Yahudi dan bangsa kami secara keseluruhan,” ujar Albanese.
Ia berjanji pemerintah Australia akan meningkatkan langkah-langkah keamanan dan perlindungan terhadap seluruh umat beragama, khususnya komunitas Yahudi, guna mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa di masa depan.
