Berita KAB. BOGOR, FaktaindonesiaNews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Bogor gelar kegiatan Grand Final Apresiasi Lomba Duta Genre tingkat Kabupaten Bogor tahun 2024, dan dihadiri langsung oleh Bunda Genre Kabupaten Bogor, Siti Choimzah Asmawa, yang memberikan apresiasi dan motivasi kepada para pengelola kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang sedang mengikuti Grand Final Apresiasi Lomba Duta Genre Kabupaten Bogor tahun 2024 di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Sabtu (31/8/2024).
Siti Chomzah Asmawa Mengungkapkan
Siti Chomzah Asmawa mengungkapkan, para Duta Genre ini akan menjadi generasi perencana yang bisa menjadi teladan bagi remaja lainnya. Untuk mengkampanyekan dan mengedukasi berkaitan dengan isu-isu remaja seperti stop pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, bullying dan lain sebagainya.
“Hari ini saya baru saja mengikuti kegiatan apresiasi Grand Final Duta Genre Kabupaten Bogor tahun 20204. Kegiatan ini rutin di laksanakan setiap tahun untuk memilih duta-duta genre atau generasi perencana yang nantinya terpilih di Kabupaten Bogor akan maju mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Barat yang rencananya akan di laksanakan di awal bulan September 2024,” jelasnya.
Ia menuturkan, finalis Duta Genre yang terpilih sudah memiliki kriteria yang telah di tentukan berdasarkan tahapan dari panitia dalam hal ini. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Dengan Terpilihnya Duta Genre Ini
Dirinya berharap, dengan terpilihnya Duta Genre ini tidak hanya sekedar jadi icon tapi bisa membawa nama Kabupaten Bogor. Terutama para remaja bisa menjadi contoh teladan dan bisa menyampaikan. Isu terkait yang terjadi khususnya isu stop pernikahan dini, narkoba, bullying dan lain sebagainya.
“Pesan saya hari ini tentunya mereka harus membawa diri mereka sendiri ke arah yang positif. Karena mereka akan menjadi duta yang akan menjadi panutan teladan bagi remaja lainnya. Sehingga dirinya sendiri harus bisa memberikan contoh yang baik dan bisa melakukan edukasi kepada teman sebayanya. Untuk tidak melakukan pernikahan dini, seks bebas dan hal bersifat negatif lainnya, tetapi justru bisa memberikan contoh positif bagi teman sebayanya,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala DP3AP2KB, Susi Rahayu mengungkapkan Program Keluarga Berencana (KB) yang secara nasional turun ke Kabupaten Bogor dan sebagai leading sektornya adalah DP3AP2KB.
“Duta Genre ini dari remaja untuk remaja untuk mengkampanyekan dengan stop pernikahan dini, kesehatan reproduksi, terkait dengan pergaulan bebas. Dan pencegahan stunting serta bagaimana membentuk keluarga berencana sangat penting, remaja harus sudah mengetahuinya. Itulah pentingnya kolaborasi dengan semua lapisan termasuk dengan remaja terutama dengan Duta Genre. Yang akan memberikan edukasi komunikasi dan informasi kepada remaja agar di tahun 2045 bisa mencapai indonesia emas,” imbuhnya.






