Faktaindonesianews.com, Ciamis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis mulai mematangkan langkah menyongsong tahun anggaran 2027 melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Dokumen ini kini memasuki tahap perumusan rancangan akhir dan menjadi instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis, David Firdha menegaskan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi strategis untuk mewujudkan visi pembangunan jangka menengah daerah.
Tahun Ketiga RPJMD, RKPD Harus Lebih Tajam
RKPD 2027 merupakan bagian dari tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Karena itu, penyusunannya dituntut lebih fokus, terukur, dan realistis.
“Penyusunan instrumen ini wajib dilakukan secara konsisten. Kita harus menyelaraskan antara kebutuhan prioritas masyarakat dengan kemampuan fiskal daerah serta pedoman pembangunan nasional,” ujar David, Senin (20/4/2026).
Tema “Ciamis Inovatif dan Terhubung” Jadi Arah Utama
Dalam perencanaan tahun 2027, Pemkab Ciamis mengusung tema “Ciamis Inovatif dan Terhubung” sebagai dasar kebijakan pembangunan.
Tema ini menjadi respons terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pelayanan publik.
“Percepatan ekosistem digital dalam layanan publik menjadi prioritas utama,” jelas David.
Perkuat Infrastruktur dan Buka Peluang Ekonomi
Selain digitalisasi, Pemkab juga menitikberatkan pada penguatan konektivitas transportasi dan pembangunan infrastruktur penunjang.
Langkah ini diharapkan mampu membuka akses ke berbagai wilayah dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru yang kompetitif.
Transformasi ini diharapkan dapat membawa wilayah Tatar Galuh menjadi daerah yang lebih inklusif, maju, dan mampu bersaing di tingkat global.
Tujuh Prioritas Pembangunan RKPD 2027
1. Peningkatan SDM dan Pelestarian Budaya
Prioritas pertama adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibarengi dengan penguatan kerukunan umat beragama serta pelestarian budaya lokal.
2. Penguatan Sektor Pertanian dan Perikanan
Sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang akan terus diperkuat.
3. Pemberdayaan UMKM dan Pariwisata
Pemkab Ciamis juga fokus mendorong pertumbuhan UMKM serta revitalisasi destinasi wisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
4. Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan
Upaya penguatan perlindungan sosial, percepatan penurunan kemiskinan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi prioritas berikutnya.
5. Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan
Peningkatan kualitas sarana wilayah dilakukan dengan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan hidup.
6. Tata Kelola Pemerintahan yang Kolaboratif
Pemerintah daerah juga mendorong sistem pemerintahan yang transparan, kolaboratif, dan demokratis.
7. Penguatan Kemandirian Desa
Prioritas terakhir adalah memperkuat desa agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Integrasi Aspirasi Masyarakat Lewat Musrenbang
Dalam proses penyusunannya, RKPD 2027 mengintegrasikan berbagai masukan dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta pemangku kepentingan lainnya.
Langkah ini dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
RKPD Jadi Dasar Penyusunan Anggaran Daerah
RKPD 2027 nantinya akan menjadi acuan utama dalam penyusunan berbagai dokumen penting, mulai dari Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah, Kebijakan Umum Anggaran (KUA), hingga Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Seluruh proses tersebut akan bermuara pada penyusunan dan pengesahan RAPBD 2027.
