Pemkab Ciamis Tekankan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Antinarkoba bagi ASN

Pemkab Ciamis Tekankan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Antinarkoba bagi ASN

Ciamis, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Edukasi Wawasan Kebangsaan, Kerukunan, dan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Program yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis di Aula PKK, Kamis (11/12/2025), dengan melibatkan puluhan ASN dari berbagai OPD dan kecamatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Ciamis, Yadi Tisyadi, menjelaskan bahwa sebanyak 57 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka dibekali materi dari narasumber berkompeten, seperti perwakilan BNN, FKUB, Fasilitator Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan, hingga instruktur dari Sakola Motekar.

Menurut Yadi, penguatan wawasan kebangsaan menjadi pondasi penting agar ASN mampu menjalankan peran sebagai pemersatu dan perekat bangsa.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan, lalu mengaktualisasikannya di lingkungan kerja maupun keluarga. Ini hal krusial bagi ASN untuk menjaga tugas dan fungsi mereka,” ujar Yadi dalam sambutannya.

Di kesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Ciamis Andang Firman menegaskan bahwa ASN memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia mengingatkan bahwa tantangan seperti degradasi moral, bahaya narkoba, dan radikalisme dapat melemahkan integritas pelayanan publik jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Kita disumpah untuk setia kepada negara. ASN adalah perekat dan pemersatu bangsa. Identitas ini adalah modal sosial yang wajib kita rawat,” tegasnya.

Andang juga menyoroti pentingnya merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Ciamis. Meskipun penduduk Kabupaten Ciamis didominasi oleh umat Islam dengan persentase mencapai 99,15%, nilai inklusivitas tidak boleh ditinggalkan.

Ia mencontohkan keberadaan Kampung Kerukunan di Kampung Lebak, Kelurahan Ciamis, serta keberhasilan daerah meraih Harmoni Award dari Kementerian Agama sebagai bukti komitmen daerah menjaga kebhinekaan.

Tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, Sekda meminta peserta untuk menyebarluaskan materi yang diterima. Ia mendorong ASN agar menyampaikan kembali pesan-pesan tentang kebangsaan dan antinarkoba saat apel pagi maupun kepada keluarga di rumah.

“Sampaikan berulang-ulang sampai melekat. Kalau sudah menempel di hati, praktiknya akan mudah dan menjadi karakter,” tuturnya.

Andang juga mengajak ASN menggunakan pendekatan personal dalam memberikan edukasi tentang narkoba kepada keluarga. Pesan sederhana saat makan bersama atau menonton televisi, katanya, bisa menjadi cara ringan namun efektif untuk membentengi anak-anak dari bahaya narkotika.

Kegiatan Edukasi Wawasan Kebangsaan dan P4GN ini diharapkan menjadi momentum bagi ASN Ciamis untuk semakin berani melangkah, menerapkan nilai-nilai kebangsaan, menjaga toleransi, serta memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba.

Pos terkait