Bandung, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah percepatan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang lebih ideal di sejumlah ruas jalan prioritas. Kebijakan ini menjadi tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat terkait penguatan infrastruktur perkotaan, khususnya dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan mobilitas warga.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Panji Kharismadi, menjelaskan bahwa terdapat 18 ruas jalan yang menjadi perhatian utama Pemkot Bandung. Penataan tersebut tidak hanya mencakup PJU, tetapi juga lampu lalu lintas, trotoar, serta infrastruktur pendukung lainnya.
“Dari 18 ruas jalan itu, sekitar setengahnya sudah memiliki PJU yang ideal, seperti di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Juanda. Untuk ruas-ruas tersebut, fokus kami saat ini lebih kepada pemeliharaan,” ujar Panji, Rabu (24/12/2025).
Meski demikian, Dishub Kota Bandung masih menemukan sejumlah ruas jalan yang kondisi PJU-nya belum memenuhi standar ideal. Di beberapa lokasi, lampu penerangan masih menggunakan stang yang menumpang di tiang PLN, dengan jarak antar tiang yang cukup berjauhan. Kondisi ini menimbulkan blank spot pencahayaan, sehingga mengurangi visibilitas pengguna jalan pada malam hari.
Beberapa ruas jalan yang masuk dalam daftar perhatian antara lain Jalan Sunda, Jalan Veteran, dan Jalan Suniaraja. Untuk ruas-ruas tersebut, Dishub Kota Bandung telah menyusun perencanaan kebutuhan pembangunan PJU yang lebih representatif, menunggu kepastian dukungan anggaran.
“Kami sudah menyiapkan perencanaan kebutuhan pembangunan PJU untuk ruas jalan yang belum ideal. Jika nantinya terdapat penambahan anggaran, pembangunan akan kami laksanakan secara bertahap sesuai rencana,” jelas Panji.
Selain pembangunan baru, Dishub juga terus melakukan pemeliharaan rutin PJU yang sudah terpasang. Saat ini, Kota Bandung memiliki sekitar 54.000 unit PJU dengan usia pakai yang beragam. Memasuki musim penghujan, Dishub menghadapi sejumlah kendala teknis, seperti komponen lampu yang sudah aus dan rentan mengalami korosi akibat cuaca.
Tantangan lainnya adalah keberadaan kabel PJU bawah tanah yang rawan hilang, serta pencahayaan yang terhalang oleh pepohonan rindang. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dishub Kota Bandung menggandeng BPBD dan DPKP Kota Bandung dalam melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik yang mengganggu pencahayaan jalan.
Menariknya, sejumlah permasalahan PJU ini juga terungkap melalui kegiatan Siskamling Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung. Dalam kegiatan tersebut, keluhan warga menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan tindak lanjut cepat di lapangan.
Terkait jadwal pelaksanaan, Dishub menargetkan pembangunan PJU ideal di ruas jalan prioritas dapat mulai direalisasikan pada Triwulan 2026. Panji menegaskan, pembangunan infrastruktur membutuhkan proses perencanaan yang matang agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.
Pemkot Bandung berharap, melalui peningkatan kualitas dan pemerataan Penerangan Jalan Umum, tingkat kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna jalan dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendukung wajah Kota Bandung sebagai kota yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh penggunanya.






