Pada sektor layanan air bersih, Farhan meminta koordinasi dengan penyedia layanan dilakukan melalui kelurahan. Langkah tersebut juga mencakup penyiapan distribusi air menggunakan tangki apabila terjadi kondisi darurat yang mengganggu ketersediaan air bagi warga.
Sementara itu, persoalan sanitasi akan ditindaklanjuti melalui pendataan rumah yang belum memiliki septic tank atau sistem pengolahan air limbah domestik yang memadai.
Pendataan tersebut diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi sanitasi di setiap RW sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan penanganan selanjutnya.
Siskamling Siaga Bencana Jadi Wadah Aspirasi Warga
Kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-102 menjadi sarana bagi Pemkot Bandung untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus memetakan persoalan yang membutuhkan perhatian di tingkat kewilayahan.
Melalui dialog langsung, warga dapat menyampaikan kondisi lingkungan dan kebutuhan pelayanan kepada pemerintah. Selanjutnya, setiap persoalan akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait berdasarkan jenis masalah, kewenangan, kondisi teknis, dan kesiapan tindak lanjut.






