Berita Faktaindonesianews.com, Pacet Kab Bandung – Sungai Citarum memiliki peran yang sangat penting baik bagi lingkungan maupun bagi masyarakat. Oleh karena itu, kita sebagai Warga yang baik, harus turut menjaga dan melestarikan Sungai Citarum. Salah satunya dengan mengelola sampah sejak dari rumah.
Pencemaran Paling Tinggi
Pencemaran paling tinggi berasal dari domestik ada yang terurai dan tidak terurai. Di mana pengolahan harus terpisah, namun oleh masyarakat sampah-sampah dibuang seperti sampah biasa.
Tingkat Kesadaran masyarakat itulah sangat penting dalam menjaga sungai ini.
Permasalahan mengenai sampah merupakan hal yang sangat membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak dan warga sekitar.
Masalah sampah ini menjadi persoalan bersama, bukan hanya pemerintah maupun Satgas Citarum saja tapi
peran aktif seluruh lapisan masyarakat secara lebih luas.
Atas perintah dan arahan Dansektor-2 Citarum Harum, Subsektor-6 di bawah pimpinan Pelda Yayat Suharyat hari ini melaksanakan kegiatan Patroli, pembersihan & pengangkatan sampah DAS Citarum.
Dansektor -2 Citarum Harum menegaskan, “karena sampai saat ini sampah masih menjadi persoalan serius dalam hal penanganannya.
Dampak yang pasti terjadi dalam masyarakat jika penanggulangan sampah tidak di tangani dengan cepat, tentunya akan berimbas pada menurunnya kualitas kehidupan, keindahan lingkungan,potensi terjadi banjir akan lebih besar, karena tidak menutup kemungkinan sampah area tersebut akan menghalangi arus DAS Citarum, sehingga terjadi bencana alam seperti banjir dan menurunnya kualitas kesehatan warga masyarakat yang tinggal di sekitar area polusi sampah”. Tuturnya.
Dansub-6 Pelda Yayat Suharyat dalam kesempatan ini juga menyampaikan masih banyaknya warga masyarakat yang belum sadar buang sampah sembarangan terutama ke DAS Citarum yang tentunya dapat mengakibatkan dampak buruk aliran sungai tersumbat yang akhirnya terjadinya penumpukan sampah sehingga dapat mengakibatkan air meluap ke daratan sehingga terjadinya banjir.
Warga yang kurang sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan kotor akibat buang sampah sembarangan berdampak terhadap kesehatan hal ini mengakibatkan berbagai macam penyakit bisa di timbulkan di area polusi sampah tersebut seperti terindeksi saluran pencernaan , tifus, di sentri, dll. Faktor pembawa penyakit tersebut adalah lalat dan berkembangnya nyamuk-nyamuk yang menginfeksi manusia di karenakan sampah yang menumpuk di sekitaran bantaran DAS Citarum.
Sebagai masyarakat yang baik tentu kita tidak boleh menyalahkan pemerintah setempat mengingat kebiasaan warga masyarakat. Di lingkunganlah yang kemungkinan menjadi penyebabnya sehingga masyarakatlah pihak pertama yang harus berusaha mengatasi permasalahan tersebut.
Lingkungan kotor serta polusi sampah bisa membawa dampak buruk baik itu terhadap manusia maupun terhadap lingkungan itu sendiri. Meliputi banyak hal dan salah satunya adalah pencemaran DAS Citarum,”Pungkasnya.
(Purwadhi JSI)
