CILACAP, Faktaindonesianews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilacap pada Rabu (2/4) sore menyebabkan tebing setinggi 15 meter dengan lebar 20 meter di Dusun Cibungur, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, longsor. Material longsoran menutup ruas jalan kabupaten dan sempat menghambat aktivitas warga.
“Hujan yang terjadi kemarin mengakibatkan tebing longsor hingga menimbun ruas jalan kabupaten,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap, Budi Setyawan, Kamis (3/4). Ia menambahkan bahwa jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena tertutup material sepanjang 15 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 1 meter.
Selain tanah longsor, hujan deras juga menyebabkan Sungai Cikondang meluap, menggenangi ruas jalan desa di Dusun Cibungur dengan ketinggian air 50-100 cm. “Banjir juga merendam 26 rumah warga. Ketinggian air di halaman rumah sekitar 50 cm, sedangkan di dalam rumah mencapai 10-20 cm,” ujar Budi.
Menanggapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Cilacap, Forkopimcam Cimanggu, Pemerintah Desa Mandala, serta warga setempat segera melakukan upaya penanganan darurat, terutama untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy dan Dinas PUPR Kabupaten Cilacap guna mempercepat penanganan bencana.
“Jalan yang sempat tertutup material longsor kini sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun masih licin akibat sisa lumpur. Banjir yang merendam rumah warga juga sudah surut, dan debit Sungai Cikondang mulai kembali normal,” ujar Budi.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah tersebut. BPBD juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan kejadian darurat guna mempercepat proses penanganan.






