BOGOR, Faktaindonesianews.com – Ketua TP-PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menegaskan pentingnya penerapan pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi anak-anak. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan B2SA di RW 06, Kelurahan Margajaya, Bogor Barat, Selasa (20/5/2025).
Program ini menjadi bagian dari upaya TP-PKK Kota Bogor untuk mencerdaskan anak bangsa melalui asupan gizi yang sehat dan aman. Yantie menekankan bahwa makanan bergizi saja tidak cukup—keamanan pangan juga harus menjadi perhatian utama.
“Selain makanan yang seimbang dan bergizi, kita juga harus memperhatikan keamanan pangannya. Tidak semua makanan yang tampak enak dan menarik itu aman, terutama jajanan anak-anak di sekolah,” ujar Yantie Rachim di hadapan peserta kegiatan.
Ia mengingatkan para ibu untuk lebih selektif dalam memilihkan makanan bagi anaknya sesuai dengan usia dan kebutuhan gizinya. Menurutnya, peran ibu sangat krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga pola makan keluarga.
“Sebagai seorang ibu harus paham tentang makanan yang aman untuk anaknya, sesuai dengan umurnya. Kita tidak ingin anak-anak kita hanya kenyang, tapi tidak sehat,” tegas Yantie.
Lebih jauh, Yantie juga berharap agar kesadaran dan pemahaman soal B2SA dapat menjangkau masyarakat luas, tidak hanya terbatas pada wilayah Margajaya. Ia mendorong agar kegiatan serupa bisa digelar di wilayah lain.
“Ketahanan pangan dan keamanan pangan harus bersinergi. Harapannya kegiatan hari ini bisa diadopsi oleh kelurahan lain di Kota Bogor karena materi ini sangat penting untuk diketahui masyarakat luas,” tutupnya.
Penerapan prinsip B2SA bukan hanya menjadi langkah preventif terhadap risiko kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk generasi Kota Bogor yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
