CIAMIS, Faktaindonesianews.com — Sebanyak 155.779 warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dipastikan bakal menerima bantuan pangan berupa beras masing-masing sebanyak 20 kilogram. Penyaluran bantuan ini berasal dari program Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan tengah berlangsung hingga akhir Juli 2025.
Untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok, Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah, melakukan kunjungan langsung ke Gudang Bulog Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Minggu (27/7/2025).
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Ketua Muslimat NU Ciamis, Hj. Lismayanti, serta disambut oleh Kepala Gudang Bulog Ciamis, Ending, dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Armina.
“Hari ini kami berkunjung ke Gudang Bulog Ciamis, tentunya kedatangan kami ini untuk menyalurkan aspirasi bantuan pangan dari Bulog kepada masyarakat di Kabupaten Ciamis,” ujar Rina Saadah di lokasi.
Rina memastikan, setelah mengecek langsung, stok beras dalam kondisi aman dan siap untuk disalurkan. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga Harga Pokok Pembelian (HPP) gabah di tingkat petani agar tidak merugikan para pelaku usaha tani.
“Yang paling penting adalah HPP gabah tetap Rp 6.500 per kilogram. Ini harus dijaga agar petani tetap mendapatkan keuntungan,” katanya.
Politisi dari Fraksi PKB ini juga menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI terus mendorong Perum Bulog agar penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan beras betul-betul diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kinerja Bulog Ciamis,” ujar Rina.
Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Ciamis, Ending, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat tugas dari Bapanas untuk menyalurkan bantuan pangan kepada lebih dari 155 ribu penerima manfaat di wilayah Ciamis.
“Setiap penerima bantuan akan mendapatkan 20 kilogram beras. Penyaluran sudah berjalan dan ditargetkan rampung akhir Juli 2025,” jelas Ending.






