Faktaindonesianews.com, Bandung – Muhammad Farhan mengapresiasi kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran kewilayahan yang dinilai sukses mengawal dua agenda besar di Kota Bandung dalam dua akhir pekan berturut-turut.
Dua agenda tersebut yakni perayaan Milangkala Tatar Sunda serta euforia kemenangan Persib Bandung yang kembali mencatat sejarah sebagai juara liga secara beruntun.
Dalam Apel Mulai Bekerja yang digelar di Balai Kota Bandung, Senin 25 Mei 2026, Farhan menyebut keberhasilan penyelenggaraan dua agenda tersebut menjadi bukti Kota Bandung mampu tampil sebagai tuan rumah yang bertanggung jawab.
“Minggu lalu kita membuktikan diri menjadi tuan rumah yang baik dalam Milangkala Tatar Sunda. Ini bentuk tanggung jawab kita kepada Jawa Barat,” ujarnya.
Menurut Farhan, keberhasilan itu kembali diuji pada pekan berikutnya ketika Kota Bandung menjadi pusat perayaan kemenangan Persib yang berlangsung meriah selama beberapa hari.
Ia menilai kedua momentum besar tersebut tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ujian kesiapan serta kekompakan seluruh jajaran pemerintah daerah.
Pemerintah Jadi “Tuan Rumah” Hajatan Besar
Farhan mengibaratkan peran pemerintah seperti tuan rumah dalam sebuah hajatan besar. Menurutnya, pemerintah tidak hanya ikut menikmati suasana pesta, tetapi juga memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan nyaman hingga proses pembersihan selesai dilakukan.
“Setelah pesta selesai, justru tuan rumah yang paling sibuk membereskan semuanya. Itulah yang kita lakukan,” katanya.
Ia pun memberikan penghargaan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), petugas kewilayahan, hingga personel kebersihan yang telah bekerja tanpa lelah selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi, Farhan memberikan kesempatan kepada ASN serta para pensiunan untuk datang ke Plaza Balai Kota dan berfoto bersama piala-piala juara Persib yang dipamerkan secara terbatas.
Menurutnya, apresiasi sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus pengobat lelah setelah bekerja keras selama beberapa hari terakhir.
Di sisi lain, Farhan juga menyoroti pentingnya menghitung dampak ekonomi dari berbagai agenda besar yang digelar di Kota Bandung, termasuk potensi pemasukan dari sektor pajak hiburan pertandingan Persib.
Meski begitu, ia menegaskan dukungan terhadap Persib tidak semata-mata diukur dari sisi ekonomi. Lebih dari itu, Persib telah menjadi sumber kebahagiaan dan kebanggaan masyarakat Kota Bandung.
“Persib adalah sumber kebahagiaan warga. Kita capek beberapa hari, tapi kebahagiaan itu bisa dirasakan jauh lebih lama,” ujarnya.
Farhan berharap keberhasilan penyelenggaraan dua agenda besar tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN dan jajaran kewilayahan untuk terus meningkatkan pelayanan publik serta menjaga nama baik Kota Bandung sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar.






