4 Manfaat Memelihara Anjing bagi Kesehatan, dari Mengurangi Stres hingga Menjaga Fungsi Otak

Faktaindonesianews.com – Memelihara anjing bukan hanya memberikan teman bermain di rumah, tetapi juga dapat mendukung kesehatan fisik dan mental pemiliknya. Kebiasaan berjalan kaki, bermain bersama hewan peliharaan, hingga berinteraksi dengan orang lain saat berada di luar rumah dapat memberikan manfaat bagi kualitas hidup.

Sejumlah penelitian mengaitkan kepemilikan anjing dengan risiko kematian dini yang lebih rendah. Namun, hubungan tersebut tidak berarti bahwa memelihara anjing secara langsung membuat seseorang berumur lebih panjang. Aktivitas fisik, dukungan emosional, interaksi sosial, dan rutinitas harian yang menyertai perawatan anjing kemungkinan turut berperan.

Bacaan Lainnya

Mengutip pembahasan kesehatan dari EatingWell, terdapat sejumlah manfaat yang bisa diperoleh pemilik anjing apabila mereka aktif merawat dan berinteraksi dengan hewan peliharaannya. Berikut empat manfaat yang perlu diketahui.

1. Mendorong Tubuh Lebih Aktif Bergerak

Salah satu manfaat memelihara anjing adalah membantu pemiliknya menjalani gaya hidup yang lebih aktif. Mengajak anjing berjalan-jalan, membawanya keluar untuk buang air, serta bermain bersama dapat menambah aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari.

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 10.000 orang dewasa menemukan hubungan antara kepemilikan anjing dan meningkatnya aktivitas berjalan kaki serta aktivitas fisik secara keseluruhan.

Menariknya, aktivitas fisik pemilik anjing yang tidak rutin mengajak hewan peliharaannya berjalan-jalan cenderung serupa dengan orang yang tidak memiliki anjing. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat aktivitas fisik kemungkinan lebih berkaitan dengan kebiasaan berjalan kaki dan merawat anjing daripada sekadar memilikinya.

Dokter Amy Fitzpatrick dari Boston Medical Center menjelaskan bahwa anjing membutuhkan perhatian setiap hari, terlepas dari kondisi cuaca maupun kesibukan pemiliknya. Kebutuhan tersebut dapat membantu seseorang membangun jadwal aktivitas yang lebih teratur.

Aktivitas fisik yang konsisten berkaitan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Karena itu, berjalan kaki bersama anjing dapat menjadi salah satu cara menyenangkan untuk meningkatkan gerak tubuh, selama aktivitas tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan pemiliknya.

2. Membuka Peluang Interaksi Sosial

Memelihara anjing juga dapat memperluas kesempatan untuk bersosialisasi. Ketika berjalan-jalan di sekitar rumah, mengunjungi taman, atau membawa anjing ke tempat yang ramah hewan peliharaan, pemilik berpeluang bertemu dengan tetangga dan sesama pencinta hewan.

Psikolog klinis Max Doshay menjelaskan bahwa anjing dapat membantu pemiliknya menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki minat serupa. Percakapan sederhana saat bertemu di jalan atau taman bisa berkembang menjadi perkenalan, bahkan persahabatan.

Kebiasaan bertemu orang yang sama setiap pagi ketika berjalan-jalan, misalnya, dapat membangun keakraban dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal.

Hubungan sosial yang baik berperan penting dalam menjaga kesejahteraan seseorang. Sebaliknya, isolasi sosial berkaitan dengan berbagai dampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental.

Meski demikian, memelihara anjing tidak otomatis menghilangkan kesepian. Sejumlah penelitian yang ditinjau secara sistematis menunjukkan hasil beragam mengenai hubungan kepemilikan hewan peliharaan dengan penurunan kesepian dan isolasi sosial.

Dengan demikian, manfaat sosial tersebut kemungkinan lebih terasa ketika pemilik aktif mengajak anjingnya beraktivitas di luar rumah dan memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain.

3. Membantu Meredakan Stres

Berinteraksi dengan anjing juga berpotensi membantu seseorang merasa lebih tenang. Bermain, berjalan-jalan, membelai, atau merawat hewan peliharaan dapat menjadi kegiatan menyenangkan untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Sebuah penelitian terhadap orang dewasa sehat menemukan bahwa peserta melaporkan tingkat stres yang lebih rendah ketika berjalan-jalan, bermain, merawat, dan berinteraksi dengan anjing dibandingkan ketika hanya beristirahat.

Peneliti juga mengamati perubahan aktivitas gelombang otak selama beberapa bentuk interaksi tersebut. Hasilnya konsisten dengan kondisi relaksasi yang lebih baik.

Menurut Max Doshay, anjing dapat memberikan persahabatan dan dukungan emosional yang relatif konsisten. Kehadiran hewan peliharaan dapat membantu pemiliknya menghadapi sebagian tekanan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Stres berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan, termasuk sistem kardiovaskular atau jantung dan pembuluh darah. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan tekanan darah dan menyulitkan seseorang mempertahankan kebiasaan hidup sehat.

Walaupun demikian, berinteraksi dengan anjing bukan pengganti penanganan medis atau psikologis. Aktivitas ini lebih tepat dipandang sebagai salah satu cara pendukung untuk mengelola stres, terutama jika memberikan rasa nyaman dan dilakukan secara teratur.

4. Berpotensi Mendukung Kesehatan Kognitif saat Menua

Manfaat lain yang menarik perhatian peneliti adalah kemungkinan hubungan antara kepemilikan anjing dan kesehatan kognitif ketika seseorang bertambah usia.

Pos terkait