7 Kebiasaan Sepele yang Bikin BBM Boros, Nomor 3 Sering Tak Disadari Pengemudi

7 Kebiasaan Sepele yang Bikin BBM Boros, Nomor 3 Sering Tak Disadari Pengemudi

Faktaindonesianews.com – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan tidak selalu ditentukan oleh spesifikasi mesin semata. Dalam penggunaan sehari-hari, gaya berkendara justru menjadi faktor dominan yang menentukan apakah kendaraan hemat atau boros bahan bakar. Banyak pengemudi tanpa sadar melakukan kebiasaan kecil yang berdampak besar pada konsumsi BBM.

Berikut ini sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi ternyata bisa membuat BBM cepat habis:

1. Sering Ngebut Picu Konsumsi BBM Meningkat

Mengemudi dengan kecepatan tinggi memang terasa menyenangkan, tetapi kebiasaan ini membuat konsumsi BBM meningkat drastis. Saat kendaraan melaju kencang, mesin harus bekerja lebih keras untuk melawan hambatan udara.

Bacaan Lainnya

Semakin tinggi kecepatan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan. Artinya, pembakaran bahan bakar pun menjadi lebih banyak sehingga BBM cepat terkuras.

2. Terlalu Pelan Juga Tidak Efisien

Berkendara terlalu lambat ternyata bukan solusi hemat BBM. Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, kecepatan rendah bisa membuat sistem berpindah ke gigi lebih rendah.

Kondisi ini menyebabkan mesin tetap bekerja dengan intensitas tinggi dan membakar bahan bakar lebih banyak dari yang dibutuhkan.

3. Akselerasi Mendadak Bikin BBM Boros

Kebiasaan menarik gas secara tiba-tiba menjadi salah satu penyebab utama pemborosan BBM. Saat pedal gas diinjak mendadak, suplai bahan bakar ke mesin meningkat drastis.

Akibatnya, pembakaran terjadi secara berlebihan dan tidak efisien. Inilah alasan banyak kendaraan modern dilengkapi fitur cruise control untuk menjaga putaran mesin tetap stabil.

4. Terlalu Sering Menginjak Rem

Mengemudi dengan pola gas lalu rem mendadak membuat konsumsi BBM tidak efisien. Setiap kali mengerem, energi yang sudah dihasilkan mesin terbuang percuma.

Kondisi ini memaksa mesin bekerja lebih keras untuk kembali mencapai kecepatan semula, sehingga penggunaan bahan bakar meningkat secara signifikan.

5. Salah Memilih Jenis BBM

Menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan bisa memperburuk efisiensi. Misalnya, kendaraan dengan kebutuhan oktan tinggi justru diisi BBM dengan oktan rendah.

Menurut Shell Indonesia, penggunaan BBM yang tidak sesuai rasio kompresi dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

6. Tekanan Ban Kurang Jadi Penyebab Utama

Ban dengan tekanan udara di bawah standar meningkatkan hambatan gulir atau rolling resistance. Hal ini membuat mesin harus bekerja lebih keras untuk menjaga laju kendaraan.

Menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menghemat BBM.

7. Beban Berlebih Membebani Mesin

Membawa muatan berlebih, baik penumpang maupun barang, juga berkontribusi terhadap borosnya BBM. Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak.

Kebiasaan menyimpan barang yang tidak perlu di dalam mobil sebaiknya dihindari agar konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Pos terkait