Aksi Unjuk Rasa BEM SI di Jakarta: Protes Terhadap Kebijakan Pemerintah

Aksi Unjuk Rasa BEM SI di Jakarta: Protes Terhadap Kebijakan Pemerintah
Aksi Unjuk Rasa BEM SI di Jakarta: Protes Terhadap Kebijakan Pemerintah

Jakarta, Faktaindonesianews.com – Aksi unjuk rasa dengan tema ‘Indonesia Gelap’ di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.

Aksi tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyampaikan protes terkait kebijakan-kebijakan pemerintah yang mereka anggap merugikan rakyat Indonesia, Pada Senin (17/02/2025).

Bacaan Lainnya

Tuntutan Dalam Aksi Unjuk Rasa

Aksi yang digelar oleh BEM SI mengusung sejumlah tuntutan yang dianggap sangat penting untuk kesejahteraan rakyat. Salah satu tuntutan utama adalah mencabut Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2025 yang dinilai merugikan masyarakat.

Selain itu, BEM SI juga menuntut transparansi terkait status pembangunan serta program Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MBG) yang dianggap kurang jelas.

Tidak hanya itu, aksi ini juga menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Minerba yang dianggap berdampak buruk terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di Indonesia. BEM SI juga menyerukan agar Presiden Joko Widodo segera menindaklanjuti RUU Perampasan Aset, yang dinilai dapat memperkuat perlindungan terhadap masyarakat.

Melalui aksi ini, para mahasiswa ingin menunjukkan bahwa kebijakan yang ada saat ini tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga berisiko merusak keberlanjutan ekonomi dan lingkungan negara.

Pengamanan Ketat dan Imbauan untuk Aksi Damai

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya aksi, pihak kepolisian menurunkan 1.623 personel yang akan disebar di beberapa titik strategis, mulai dari Bundaran Patung Kuda hingga depan Istana Negara. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa personel yang diterjunkan akan bekerja keras untuk menjaga agar aksi dapat berlangsung aman dan tertib.

Susatyo juga mengingatkan bahwa apabila jumlah massa semakin banyak, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan untuk menghindari kemacetan yang lebih parah. Polisi juga menyampaikan imbauan agar peserta aksi tetap menjaga ketertiban, menghindari kekerasan, dan tidak merusak fasilitas umum. “Kami harap para koordinator lapangan dan orator dapat menyampaikan orasi dengan santun tanpa provokasi yang dapat merugikan semua pihak,” kata Susatyo.

Harapan untuk Aksi yang Damai dan Tertib

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh BEM SI di Jakarta dan berbagai daerah lainnya menunjukkan ketidakpuasan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Dengan pengamanan yang ketat dan imbauan untuk tetap menjaga kedamaian, diharapkan aksi ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kerusuhan.

Masyarakat berharap agar suara mahasiswa dapat diterima dengan baik oleh pemerintah, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan Indonesia.

Pos terkait