Arus Balik Jalur Nagrek dan Sumedang Mulai Ramai.

Berita, FaktaIndonesiaNews.com – Arus balik jalur Nagrek dan Sumedang  memasuki dua hari setelah Idulfitri 2024 mulai ramai. Kendaraan pemudik mulai ramai di kawasan jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, maupun Kabupaten Sumedang. pada Jumat (12/4/2024) malam.

Terlihat kendaraan dari arah selatan mulai memadati jalur Nagreg mengarah ke Bandung. Dinas Perhubungan Kabupaten  Bandung mencatat sebanyak 94.245 kendaraan dari pukul 00.00 hingga pukul 20.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Selain jalur Nagreg, kendaraan pemudik dari arah Sumedang menuju Cileunyi hingga Bandung sudah mengalami kenaikan.

Terpantau arus balik jalur kendaraan dengan nomor polisi Jabodetabek merayap dari arah timur Majalengka. Menuju barat arah Tol Cisumdawu Gerbang tol Sumedang melalui Bundaran Alamsari.

Kanitpatwal Satlantas Polres Sumedang, Iptu R Agung mengatakan, meski telah memasuki H+2 Lebaran, tetapi kendaraan masih di dominasi arus wisata. Namun demikian, arus balik juga mulai terjadi di barengi dengan arus mudik pemudik lokal.

“Di jalan arteri Cileunyi sampai Majalengka tepatnya di wilayah Sumedang saat ini terpantau arus lalu lintas lumayan ramai. Di dominasi kendaraan pemudik terutama yang berwisata ke jalur arah Jatigede,” kata Agung.

Menurut Agung, sejak H+1 hingga H+2 memang terjadi peningkatan arus lalu lintas. Baik dari arah Tomo menuju Sumedang Kota maupun sebaliknya.

Menyiagakan Anggota Di Sejumlah Titik.

“Data terakhir kendaraan yang melintas ke wilayah Sumedang masih kita hitung. Namun, kendaraan yang masuk ke Tol Cisumdawu sejak tadi siang tercatat ada 2.000 kendaran. Yang masuk dari arah Cileunyi, Kabupaten Bandung menuju Cirebon. Adapun dari Cirebon menuju arah Bandung ada sekitar 1.700 kendaraan,” ucap agung.

Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Polres Sumedang telah menyiagakan anggota di sejumlah titik rawan kemacetan. Seperti Bundaran Binokasih, perempatan Jatihurip, perempatan Bojong, dan pertigaan gerbang Tol Cisumdawu.

“Kami telah menyiagakan personel di beberapa titik rawan kemacetan. Apabila terjadi kemacetan, kita akan melaksanakan rekayasa arus lalu lintas,” ujarnya lagi.

Pos terkait