Faktaindonesianews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memberikan penjelasan terkait kehadiran Anies Baswedan dalam acara halalbihalal di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Sabtu (21/3/2026).
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa kehadiran Anies semata-mata dalam rangka silaturahmi Idulfitri, tanpa muatan politik tertentu.
“Momentum Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mendoakan kebaikan. Kehadiran Mas Anies di Cikeas juga dalam konteks itu,” ujarnya, Rabu (25/3).
Dalam kesempatan tersebut, Anies terlihat mengenakan kemeja hijau muda dan sempat berbincang dengan SBY serta Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Momen itu turut menjadi perhatian publik, mengingat dinamika hubungan politik sebelumnya.
Politikus senior Demokrat, Syarief Hasan, juga menegaskan hal serupa. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai bagian dari tradisi Lebaran yang sarat nilai kebersamaan.
“Idulfitri adalah momen yang baik untuk saling memaafkan, apalagi antar tokoh bangsa. Ini bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat,” katanya.
Seperti diketahui, hubungan Anies dengan Partai Demokrat sempat memanas pasca Pemilihan Presiden Indonesia 2024. Saat itu, rencana duet Anies dengan AHY batal, dan Anies justru berpasangan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Keputusan tersebut sempat menuai kritik keras dari internal Demokrat, bahkan disebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap komitmen koalisi saat itu oleh Sekjen Demokrat, Teuku Riefky Harsya.
Meski sempat diwarnai dinamika politik, momen halalbihalal ini menunjukkan upaya merajut kembali komunikasi dan kebersamaan antar tokoh. Lebaran pun kembali menjadi ruang rekonsiliasi yang menyejukkan di tengah perbedaan politik.






