Berita BANDUNG, FaktaindonesiaNews.com – PT PLN siap memasok energi hijau sebesar 210 Gigawatt hour (GWh) pertahun untuk perusahaan fashion global, H&M Group. Melalui kolaborasi penyediaan listrik ramah lingkungan dengan H&M ini, PLN mendukung langkah dekarbonisasi, khususnya di sektor Industri tanah air.
Penandatanganan nota kesepahaman Green Energy As Services (GEAS) Dedicated Source di lakukan oleh Executive Vice President (EVP). Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Nayusrizal dengan Regional Country Manager of China and South East Asia H&M. Jessica Wilhelmsson dan di saksikan General Manager PLN UID Jawa Barat , Susiana Mutia sebagai penyedia listrik hijau dedicated source untuk pabrik H&M di wilayah Jawa Barat.
PLN Memiliki Komitmen
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN memiliki komitmen untuk memitigasi dampak perubahan iklim dengan menyediakan listrik dari sumber daya yang ramah lingkungan.
“Sebagai perusahaan yang memegang kepemimpinan transisi energi di tanah air, PLN mengapresiasi langkah H&M untuk ikut serta dalam menggunakan energi hijau PLN. Ini merupakan tonggak sejarah dalam upaya mendorong transisi energi dan keinginan di industri fashion tanah air,” kata Darmawan.
Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti memaparkan bahwa, GEAS Dedicated Source yang akan digunakan oleh H&M Group pada tahun 2025 nanti merupakan layanan PLN untuk pelanggan dari sektor industri yang membutuhkan pasokan listrik hijau dari pembangkit energi terbarukan (EBT) PLN. Layanan ini dilengkapi Sertifikat Energi Terbarukan (REC) yang telah diakui secara internasional.
”Seperti yang kita ketahui bersama, H&M dan mitra pabriknya, sebagai pelanggan setia kami, ekosistem untuk mendorong praktik berkelanjutan, termasuk penggunaan listrik ramah lingkungan. Oleh karena itu, melalui penandatanganan ini, kami berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan energi hijau bagi H&M dan pabrik-pabrik mitranya,” jelas Edi.
Edi menambahkan kerja sama ini juga memamerkan visi kedua belah pihak untuk masa depan yang lebih hijau dan komitmen nyata pada pembangunan berkelanjutan.
”Bersama-sama, kita akan mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam mempercepat penggunaan energi hijau di Indonesia. Sehingga hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PLN dan H&M tetapi juga masyarakat luas dan lingkungan sekitar,” tutur Edi.
Regional Country Manager Tiongkok dan Asia Tenggara H&M Jessica Wilhelmsson menambahkan, H&M Group. Memiliki visi untuk bertransformasi menuju sirkular bisnis dan sangat mendukung penggunaan energi bersih. Pihaknya pun berkolaborasi untuk berkolaborasi demi transisi energi dan mencapai perubahan sistemik di sektor industri.
Berkomitmen Untuk Mencapai Net Zero
”Pemerintah telah berkomitmen untuk mencapai net zero pada tahun 2060. Banyak inisiatif dan inovasi telah di lakukan, REC PLN adalah salah satunya.
Pada pekerjaan yang sama sebelumnya dengan PLN, lebih dari 30 pemasok kami telah menerapkan REC. Ini sebuah pencapaian besar yang hanya dapat di capai melalui kolaborasi erat,” ungkap Jessica.
Sementara’ itu Manajer Senior untuk Energi dan Bisnis Berkelanjutan WRI Indonesia. Clorinda Wibowo berpendapat bahwa transisi energi di sektor industri merupakan kunci strategi dalam pengurangan emisi di tingkat nasional. Karena sebagian besar emisi di hasilkan oleh proses produksi barang dan jasa dari industri.
“Kami mengapresiasi langkah nyata PLN dalam mengakomodasi kebutuhan industri untuk bertransisi menuju energi bersih. Layanan GEAS Dedicated Source memberikan kepastian pembelian energi hijau. Dari sektor industri dan sekaligus dapat mendorong pembangunan pembangkit EBT di tanah air,” tutup Clorinda.
