Gadis Asal Tasikmalaya yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan di Jakarta Timur

Faktaindonesianews.com, Tasikmalaya – Polres Tasikmalaya Kota bersama Dinas Sosial Kota Tasikmalaya berhasil menemukan dan memulangkan seorang gadis asal Kecamatan Bungursari yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya. Korban ditemukan di wilayah Jakarta Timur setelah meninggalkan rumah tanpa izin dan tanpa memberi kabar kepada keluarga.

Proses penjemputan sekaligus penyerahan korban kepada pihak keluarga dilakukan pada Sabtu, 16 Mei 2026 sore. Petugas menyambut kedatangan korban di Pool Bus Budiman yang berada di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Korban diketahui berinisial D (22), warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Sebelum dipulangkan ke kampung halamannya, korban sempat diamankan di Polsek Ciracas setelah keberadaannya berhasil dilacak aparat kepolisian.

Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansah, menjelaskan bahwa korban dipulangkan menggunakan armada Bus Budiman setelah proses koordinasi antara kepolisian dan Dinas Sosial selesai dilakukan.

“Setelah korban tiba di Kota Tasikmalaya, kami bersama pihak Dinas Sosial langsung menyerahkannya kepada orang tua. Kami juga memberikan arahan agar pihak keluarga lebih meningkatkan pengawasan ke depannya,” ujarnya.

Selain menyerahkan korban kepada keluarga, pihak kepolisian juga memberikan nasihat secara humanis kepada korban agar tidak kembali meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tua. Polisi berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena dapat menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran keluarga.

Peristiwa ini bermula ketika ibu korban, Siti Kartika (51), mendatangi kantor polisi pada Jumat malam, 15 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Ia melaporkan bahwa anak perempuannya pergi meninggalkan rumah tanpa izin sehingga membuat keluarga panik dan khawatir.

Pihak keluarga kemudian berusaha melakukan pencarian secara mandiri. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah salah seorang kerabat di Bogor memberikan informasi terkait keberadaan korban.

Dari informasi yang diterima keluarga, korban diketahui berada di sebuah warung nasi milik warga bernama Wati di kawasan Terminal Kampung Rambutan. Korban disebut berada di lokasi tersebut karena dijanjikan pekerjaan.

Mendapat informasi tersebut, Polres Tasikmalaya Kota langsung berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur yang kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Ciracas untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh personel di lapangan, korban memang benar berada di warung nasi tersebut. Petugas kemudian langsung mengamankannya ke Mapolsek Ciracas demi keamanan,” jelas Ipda Jonih.

Setelah dipastikan dalam kondisi aman dan sehat, proses pemulangan korban dilakukan dengan melibatkan Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. Kini korban telah kembali berkumpul bersama keluarganya dengan selamat.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi keluarga agar terus meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak muda yang rentan terpengaruh ajakan pekerjaan tanpa kejelasan. Di sisi lain, respons cepat aparat kepolisian dan koordinasi lintas daerah turut membantu proses pencarian korban hingga akhirnya berhasil dipulangkan dengan aman.

Pos terkait