GARUT, Faktaindonesianews.com — Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) pada tahun 2025, meski saat ini tingkat kepesertaan baru mencapai sekitar 20 persen. Upaya ini dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Mall Pelayanan Publik Garut, Rabu (25/6/2025).
Hadir dalam FGD tersebut, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Bambang Hafidz, menyampaikan bahwa program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi pekerja, baik formal maupun informal.
“Pemerintah punya kewajiban untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek. Ini harus kita kejar secara bertahap,” ujar Bambang.
Meski demikian, ia mengakui bahwa literasi masyarakat mengenai BPJS Ketenagakerjaan masih tergolong rendah, berbeda dengan BPJS Kesehatan yang lebih dikenal publik.
“Literasi tentang BPJS Ketenagakerjaan harus terus digaungkan, baik kepada masyarakat maupun ke jajaran SKPD,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Garut, Supriatna, menjelaskan bahwa UCJ merupakan program nasional yang baru digulirkan sejak 2024. Untuk Kabupaten Garut, target UCJ tahun 2025 ditetapkan sebesar 5,37 persen dari total pekerja.
“Saat ini capaian baru di angka 20 persen. Artinya masih ada ruang 30 hingga 40 persen yang harus dikejar,” jelas Supriatna.
Ia menekankan pentingnya strategi konkret agar Kabupaten Garut bisa menyusul target nasional. “Kita butuh kerja sama dari semua pihak. FGD ini menjadi tempat strategis untuk menginventarisasi masalah dan mencari solusi,” ucapnya.
Supriatna juga menyebutkan bahwa penjajakan teknis sudah dilakukan bersama Kementerian melalui rapat koordinasi teknis dan komunikasi lintas instansi seperti Bappeda, Sekda, BPKAD, dan Disnaker.
“Hitungan UCJ meliputi dua kategori utama, yakni pekerja penerima upah dan bukan penerima upah. Keduanya harus dipetakan dengan tepat,” tambahnya.
Ia berharap forum ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret agar Universal Coverage Jamsostek di Garut bisa direalisasikan secara inklusif dan berkelanjutan.






