Gregoria Mariska Tunjung Tersingkir di Babak Pertama French Open 2025 Usai Kalah dari Gao Fangjie

Gregoria Mariska Tunjung Tersingkir di Babak Pertama French Open 2025 Usai Kalah dari Gao Fangjie

Jakarta, Faktaindonesianews.com – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus mengakhiri langkahnya di babak pertama French Open 2025 setelah kalah dari wakil Tiongkok Gao Fangjie dengan skor 21-18, 6-21, 13-21, pada laga yang digelar Selasa (21/10).

Awal Gemilang Gregoria

Gregoria tampil meyakinkan di gim pertama. Ia langsung unggul cepat 5-2 dan memperlebar jarak menjadi 11-4 di interval. Serangan-serangan tajam Gregoria sempat membuat Gao Fangjie kesulitan keluar dari tekanan.

Bacaan Lainnya

Namun selepas jeda, permainan Gregoria mulai goyah. Gao Fangjie perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Meski Gregoria sempat unggul lagi 17-15, keunggulan itu kembali terpangkas karena kesalahan sendiri.

Gregoria akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-18 setelah pengembalian Gao Fangjie gagal menyentuh bidang permainan.

Gim Kedua Jadi Titik Balik

Memasuki gim kedua, performa Gregoria menurun drastis. Ia tertinggal 1-9 setelah kehilangan sembilan poin beruntun akibat pukulan yang tidak akurat dan kesalahan pengambilan posisi. Gao Fangjie tampil agresif dan menutup interval dengan keunggulan 11-2.

Dominasi pemain asal Tiongkok itu berlanjut hingga akhir gim kedua. Gregoria tak mampu keluar dari tekanan dan akhirnya menyerah dengan skor telak 6-21.

Kehilangan Fokus di Gim Penentuan

Pada gim ketiga, Gregoria sempat memimpin tipis 4-3 namun gagal mempertahankan momentum. Gao Fangjie berbalik unggul 11-8 di interval setelah memanfaatkan beberapa kesalahan netting dari Gregoria.

Gregoria sempat mendekat di skor 12-13, tetapi ketenangan Gao Fangjie membuatnya kembali memperlebar jarak. Pukulan-pukulan menyilang dan smes tajam dari Gao Fangjie tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Gregoria.

Laga akhirnya berakhir ketika Gao Fangjie meraih match point di angka 20-13, lalu menutup pertandingan lewat smes keras yang tak mampu dikembalikan Gregoria.

Pos terkait